Lewis Hamilton (foto: BBC)
Hungaria, mili.id - Lewis Hamilton meluapkan kekecewaan mendalam usai gagal melaju ke sesi Q3 dalam kualifikasi Formula 1 GP Hungaria 2025. Juara dunia tujuh kali itu hanya menempati posisi ke-12, sementara rekan setimnya di Ferrari, Charles Leclerc, secara mengejutkan merebut pole position, Sabtu(3/7/2025).
Dalam wawancara emosional pasca sesi bersama Sky Sports F1, Hamilton secara blak-blakan mengkritik dirinya sendiri. “Saya tidak berguna, benar-benar tidak berguna. Tim tidak ada masalah—lihat saja, mobilnya ada di pole. Jadi mungkin mereka perlu ganti pembalap,” ujar Hamilton.
Baca juga: Max Verstappen Kuasai Monza, Red Bull Perkasa di GP Italia 2025
Ucapan tersebut muncul setelah ia tersingkir di Q2, melanjutkan tren performa mengecewakan sejak bergabung dengan Ferrari awal musim ini. Di sisi lain, Leclerc kini memimpin 12-5 dalam rekor head-to-head kualifikasi musim ini, menambah tekanan bagi Hamilton yang belum sekali pun meraih podium Grand Prix dari 13 balapan bersama tim Kuda Jingkrak.
Ironisnya, kegagalan Hamilton terjadi di sirkuit Hungaroring—tempat ia memegang rekor sembilan pole—membuat keterpurukannya terasa makin menyakitkan. Hanya satu kemenangan sprint di GP Tiongkok menjadi satu-satunya cahaya dalam musim pertamanya yang penuh tantangan bersama Ferrari.
Bos Ferrari, Fred Vasseur, membela Hamilton dan menyebut kondisi kualifikasi sangat sulit dengan perubahan cuaca dan suhu ban yang tak stabil.
“Lewis sangat dekat dengan Charles dan hanya gagal lolos Q3 dengan selisih 0,015 detik. Situasi benar-benar bisa berbalik arah. Satu putaran yang kurang sempurna, dan Anda tersingkir,” kata Vasseur.
Baca juga: Leclerc Gagal Menang di GP Hungaria: "Kesempatan Satu Tahun Hilang Begitu Saja"
Ia juga menyebut bahwa bahkan Leclerc nyaris gagal melaju karena kesulitan mendapatkan suhu ban yang ideal hingga akhirnya mencetak lap luar biasa di Q3.
Komentar pedas Hamilton terhadap dirinya sendiri memicu simpati dari banyak pihak. Mantan juara W Series dan pundit Sky Sports F1, Jamie Chadwick, menyebutnya sebagai “sulit untuk didengar”.
“Dia jelas bukan pembalap yang tidak berguna. Ini bukan soal dirinya semata. Terkadang kondisi berubah sangat cepat, dan sayangnya dia kena imbasnya,” ujar Chadwick.
Baca juga: Leclerc Rebut Pole di Hungaroring, McLaren Tempel Ketat di Belakang
Hamilton sebelumnya sudah mengakui bahwa musim ini adalah "perjuangan nyata" dan mengatakan mungkin akan ada “air mata” selama libur musim panas yang akan datang.
Dengan Leclerc yang akan memulai balapan dari posisi terdepan, Ferrari berpotensi mencetak hasil besar. Namun sorotan juga akan tetap tertuju pada Hamilton—yang sedang berjuang keras menemukan kembali performa terbaiknya di seragam merah legendaris.
Editor : Erwin Muhammad
