Jawa Timur

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jawa Timur, Hujan Lebat Berpotensi Meluas

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jawa Timur, Hujan Lebat Berpotensi Meluas © mili.id

Prakiraan cuaca wilayah Jawa Timur pada Jumat (17/4/2026) pukul 15.50 WIB

Mili.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Timur pada Jumat (17/4/2026) pukul 15.50 WIB. Dalam laporan tersebut, sejumlah daerah diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang mulai pukul 16.20 WIB.

Wilayah yang berpotensi terdampak pada tahap awal meliputi Kabupaten Kediri (Purwoasri), Kabupaten Pasuruan (Tutur), Kabupaten Jombang (Gudo dan Megaluh), Kabupaten Nganjuk (Jatikalen), serta Kabupaten Sampang (Ketapang).

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Sejumlah Wilayah Jatim Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir

BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca ekstrem ini dapat meluas ke sejumlah wilayah lain di Jawa Timur. Di antaranya meliputi beberapa kecamatan di Kabupaten Kediri seperti Puncu, Papar, Pare, dan Kepung. Selain itu, wilayah Kabupaten Malang seperti Poncokusumo, Tumpang, hingga Singosari juga berpotensi terdampak.

Potensi hujan lebat turut diperkirakan menjangkau wilayah Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Jombang, hingga Nganjuk. Tak hanya itu, daerah pesisir dan Madura seperti Kabupaten Lamongan, Gresik, Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan juga masuk dalam daftar wilayah yang perlu waspada.

Baca juga: Gempa M6,7 Guncang Sulawesi Tengah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Kondisi serupa juga diprediksi terjadi di kawasan perkotaan, termasuk Kota Malang, Kota Mojokerto, dan Kota Batu.

BMKG memperkirakan fenomena cuaca ini masih akan berlangsung hingga pukul 18.30 WIB. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir lokal, pohon tumbang, dan genangan air, terutama bagi pengguna jalan dan warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Baca juga: Gempa M 6,7 Guncang Palu, Pasien dan Pengunjung RS Samaritan Dievakuasi ke Area Terbuka

“Warga diharapkan memantau informasi cuaca terkini dan menghindari aktivitas di area terbuka saat terjadi hujan lebat disertai petir,” demikian imbauan prakirawan BMKG Jawa Timur.

BMKG juga mengingatkan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan akibat cuaca ekstrem ini.

Editor : Redaksi



Berita Terkait