Transportasi umum Wira-Wiri Surabaya
Mili.id – Lonjakan minat masyarakat Surabaya terhadap transportasi publik kini menjadi tantangan baru bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Anggota DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, menyoroti perlunya peningkatan kualitas layanan transportasi feeder atau Wirawiri Suroboyo agar sejalan dengan tingginya animo masyarakat.
Dilansir dari Antara, Cahyo menilai bahwa efisiensi waktu tunggu adalah kunci utama dalam mempertahankan kepercayaan publik terhadap transportasi massal. Saat ini, waktu tunggu di halte masih menjadi kendala bagi warga. Ia berharap Pemkot segera melakukan evaluasi agar durasi tunggu di halte bisa dipangkas menjadi kisaran 8 hingga 15 menit saja.
Baca juga: Eri Cahyadi Ancam Tutup Usaha Bandel Soal Pajak Dan Parkir
"Transportasi umum jumlahnya memang banyak, tapi waktu tunggu di halte justru terasa lebih lama akibat meningkatnya jumlah penumpang. Ini sinyal positif yang harus direspons dengan kebijakan yang adaptif dan terukur," ujar Cahyo di Surabaya, Senin (20/4).
Untuk mengatasi masalah tersebut, Cahyo memberikan sejumlah rekomendasi konkret. Selain menambah jumlah armada atau rute baru, ia mendorong pengadaan armada cadangan khusus untuk melayani jam-jam sibuk, seperti saat keberangkatan dan kepulangan kerja, atau sebagai pengganti ketika unit utama sedang dalam masa pemeliharaan (servis).
Baca juga: Eri Sikat Pungli SWK, Pengelolaan PKL Dikembalikan ke Pemkot
Lebih jauh, politisi tersebut menekankan pentingnya integrasi antarmoda yang lebih holistik. Menurutnya, pekerjaan rumah Pemkot saat ini bukan hanya soal jumlah bus, tetapi juga optimalisasi konektivitas menuju pusat mobilitas lainnya, seperti terminal, stasiun kereta api, hingga bandara.
"Kami masih melihat adanya celah pada aspek konektivitas yang belum optimal. Kami di DPRD terus mendorong perbaikan fasilitas serta rute agar layanan ini benar-benar efektif dan berkelanjutan," tambahnya.
Baca juga: Eri Cahyadi Dukung Pengusutan Korupsi KBS, Audit BUMD Diperketat
Bagi Cahyo, pembenahan sektor transportasi ini bukan sekadar urusan mobilitas harian, melainkan langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menegaskan bahwa DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan setiap kebijakan transportasi selaras dengan kebutuhan nyata masyarakat Surabaya.
Editor : Redaksi
