Seorang pria berinisial Su (46) tewas akibat luka tikaman senjata tajam jenis badik dalam peristiwa yang terjadi di Lingkungan Batu Ciduk, Kelurahan Bontoraya, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 18.30
Mili.id — Seorang pria berinisial Su (46) tewas akibat luka tikaman senjata tajam jenis badik dalam peristiwa yang terjadi di Lingkungan Batu Ciduk, Kelurahan Bontoraya, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 18.30 WITA. Hingga Jumat (24/4/2026), aparat kepolisian masih memburu terduga pelaku berinisial SA (47) yang melarikan diri usai kejadian.
Dilansir dari Kompas, Kapolsek Batang Iptu Purwanto menyatakan, korban mengalami empat luka tikaman dan sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. “Kejadiannya semalam dan ada satu korban jiwa,” ujar Purwanto saat dikonfirmasi, Jumat.
Berdasarkan penyelidikan awal, insiden berawal dari upaya korban mendatangi rumah pelaku untuk menyelesaikan perselisihan yang terjadi sekitar dua pekan sebelumnya. Perselisihan tersebut dipicu insiden saat korban dan pelaku karaoke bersama di rumah orang tua SA pada 10 April 2026.
Saat itu, mikrofon yang digunakan tiba-tiba rusak, memicu ketersinggungan setelah korban melontarkan ucapan yang dianggap menyinggung pelaku. Cekcok sempat terjadi, namun berhasil dilerai warga dan keduanya berpisah.
Pada hari kejadian, korban kembali mendatangi pelaku dengan maksud menyelesaikan persoalan. Namun, pertemuan tersebut berujung pada cekcok lanjutan. Dalam situasi itu, pelaku menghunus badik dan menikam korban. Warga yang berada di lokasi sempat melerai dan berhasil merebut senjata dari tangan pelaku.
Baca juga: Pemuda di Kapuas Ditangkap Usai Diduga Bunuh Ayah Kandung, Polisi Sita Parang Berlumur Darah
Polisi menyebut, kedua pihak diduga berada dalam pengaruh minuman keras saat kejadian berlangsung. “Dari hasil penyelidikan, kasus ini dipengaruhi minuman keras. Persoalan mikrofon hanya menjadi pemicu yang seharusnya bisa diselesaikan secara sederhana,” kata Purwanto.
Pasca-kejadian, pelaku melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran. Aparat kepolisian juga dikerahkan untuk mengamankan situasi di lokasi, menyusul adanya reaksi dari keluarga korban yang menuntut pembalasan.
“Situasi di lokasi masih kondusif. Keluarga korban berhasil kami redam dan saat ini tersangka masih dalam pengejaran,” ujar Purwanto.
Baca juga: Buron Tiga Tahun Siksa Pacar, Taufik Akhirnya Tertangkap Berkat Jejak Transaksi
Jenazah korban dijadwalkan dimakamkan pada Jumat siang sekitar pukul 14.00 WITA.
Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami motif dan mengumpulkan keterangan saksi untuk melengkapi proses penyidikan, termasuk memastikan kronologi dan peran masing-masing pihak dalam peristiwa tersebut.
Editor : Redaksi
