Sejumlah Pihak Dorong Said Pimpin NU Lagi. Awas Terjegal 8 Tokoh Muda NU

Sejumlah Pihak Dorong Said Pimpin NU Lagi. Awas Terjegal 8 Tokoh Muda NU © mili.id

Ketum PBNU, KH Said Aqil Siradj/Foto/Mili/Tangkapan Layar

Mili.id - Menjelang Muktamar NU ke 34, yang rencananya akan digelar 23-25 Desember 2021, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj masih dipandang layak untuk meminpin NU pada periode berikutnya. 

Menurut alumnus Universitas Al-Azhar Mesir, Taufik Damas, Said Aqil dan Habib Luthfi pemimpin di tubuh NU sebagai tindak lanjut dari gerakan internasional kaum muslimin Indonesia.

Baca juga: Gus Yahya Pastikan Muktamar Ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Kehadiran Prabowo Lengkapi Sukses Munas-Konbes

Saat ini, Habib Luthfi menjabat sebagai Ra'is 'Amm dari Jam'iyyah Ahli Thariqah Al-Mu'tabarah Al-Nahdliyah (Ketua Perhimpunan Ordo Sufi yang Diakui), Ketua MUI Jawa Tengah, dan pemimpin spiritual Tariqah Ba'alawi di Indonesia.

"Maka, tidak salah jika Habib Luthfi bin Yahya dianggap sangat tepat berada dalam posisi Rais Am PBNU dan Said Aqil," ungkapnya. 

Senada dengan itu, saat acara silaturahmi di Pesantren Qomarul Huda, Lombok, NTB pada Sabtu 2 Oktober 2021. Ulama kharismatik TGH. L. Turmudzi Badaruddin secara tegas juga mendorong Said Aqil untuk memimpin NU kembali 

Menurutnya, NU masih membutuhkan figur pemimpin yang memiliki kapasitas keilmuan dan kepemimpinan yang mumpuni. Dari aspek keilmuan, ia menilai sosok Said Aqil Siradj merupakan sosok alim dan sekaligus akademisi. 

"Beliau guru besar di bidang Tasawuf. Karya-karya beliau membuktikan bahwa kualitas kealimannya yang luar biasa,” ucapnya. 

Dari sisi kepemimpinan, kata Said Aqil berhasil membawa NU disegani di kancah dunia. Bahkan beberapakali dinobatkan sebagai salah satu tokoh muslim paling berpengaruh di dunia. 

Selain itu, Kiai Said juga mampu membawa NU berkiprah di kancah internasional melalui diaspora NU dan PCINU sedunia. 

”Selain itu, kepemimpinan KH. Said Aqil Siradj juga terlihat dari komitmennya memajukan pendidikan di lingkungan NU. Berdirinya sejumlah Universitas NU menjadi bukti nyata buah kepemimpinannya,” ucapnya.

Baca juga: Prabowo Tutup Munas dan Konbes NU 2026 di Bangkalan, Ribuan Warga Antusias Sambut Kedatangan Presiden

Namun, langkah Said untuk meminpin NU kembali, tampaknya akan terganggu dengan munculnya 8 tokoh NU muda yang mulai dilambungkan namanya untuk menggantikan Said Aqil sendiri. 

Wajah tokoh muda NU itu terpampang di flyer digital yang mulai beredar sejak Senin (27/9/2021). Mereka dinilai punya potensi memimpin organisasi yang didirkan pada tahun 1926 tersebut.

Flyer bertuliskan “Sekarang Waktunya yang muda jadi Ketum PBNU”. Adapun delapan tokoh muda NU yang digadang-gadang sebagai kandidat Ketum PBNU ini, sebagaimana berikut:

Pimpinan DPR Muhaimin Iskandar, Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI KH Cholil Nafis, Politikus Golkar Nusron Wahid, Politikus PKB Maman Imanulhaq.

Selantjunya, Ketua Ikatan Gus Gus Indonesia (IGGI) Ahmad Fahrur Rozi, Pengasuh Pesantren Al-Mahrusiyah Lirboyo KH Reza Ahmad Zahid (Gus Reza)

Baca juga: Kukuhkan Kepala BPKP Jatim, Khofifah Tekankan Sinergi untuk Kesejahteraan Rakyat

Dan Kiai muda dari Pesantren Al Falah Ploso Kediri KH Abdurrahman Al-Kautsar (Gus Kautsar).

Namun demikian, mekanisme pemilihan Ketua PBNU ditentukan dalam muktamar yang akan datang.

 

 

Editor : Redaksi



Berita Terkait