Gus Yahya Pastikan Muktamar Ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Kehadiran Prabowo Lengkapi Sukses Munas-Konbes

Gus Yahya Pastikan Muktamar Ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Kehadiran Prabowo Lengkapi Sukses Munas-Konbes © mili.id

Rois A'am PBNU KH Miftakhul Akhyar dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyambut Presiden Prabowo Subianto saat penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 di Institut Aga

Mili.id-Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya memastikan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama akan digelar pada 1-5 Agustus 2026 mendatang. Kepastian tersebut disampaikan saat penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Muhammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

Di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan ribuan peserta Munas-Konbes, Gus Yahya menegaskan bahwa forum yang baru saja selesai digelar merupakan agenda strategis untuk mempersiapkan Muktamar Ke-35 NU.

Baca juga: "NU Tidak Membutuhkan Kita", Pesan Menyentuh Ketua PBNU tentang Keikhlasan dalam Berkhidmah

"Muktamar Ke-35 NU akan dilaksanakan pada 1 sampai 5 Agustus 2026 di tempat yang segera akan kami sepakati bersama," ujar Gus Yahya yang disambut tepuk tangan meriah para peserta.

Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan seluruh agenda Munas dan Konbes menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama. Kebahagiaan itu semakin lengkap dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada acara penutupan.

"Terima kasih tidak terhingga atas kehadiran Bapak Presiden pada upacara penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026. Ini melengkapi kebahagiaan kami setelah berhasil menyelesaikan keseluruhan tugas pelaksanaan Munas dan Konbes," kata Gus Yahya.

Ia menegaskan bahwa NU akan terus menjadi kekuatan sosial-keagamaan yang menjaga persatuan bangsa dan mengawal perjalanan Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman.

Baca juga: Dukungan untuk Lirboyo Menguat, PCNU Indonesia Timur Dorong Mukhtamar NU ke-35 Digelar di Pesantren

"Warga NU adalah rakyat yang setia kepada bangsa dan negara, siap berjuang dan rela berkorban demi Indonesia yang kita cintai," tegasnya.

Gus Yahya juga mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk terus memperkuat keimanan, menjaga istiqamah dalam pengabdian, serta berkhidmah demi kemaslahatan agama, bangsa, dan negara.

"Di hadapan tantangan apa pun dan ancaman apa pun, pertolongan Allah tidak akan meleset," ujarnya penuh optimisme.

Baca juga: LF PBNU Rilis Data Hilal Zulhijah 1447 H, Iduladha 2026 Berpotensi Serentak 27 Mei

Penutupan Munas-Konbes NU 2026 berlangsung khidmat sekaligus menunjukkan kuatnya sinergi antara NU dan pemerintah. Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir mendampingi Presiden Prabowo, di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Hadir pula jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, para pengurus wilayah dan cabang NU dari berbagai daerah di Indonesia, serta unsur badan otonom dan lembaga NU.

Munas dan Konbes NU 2026 sendiri menghasilkan berbagai keputusan penting yang akan menjadi pijakan organisasi dalam menghadapi tantangan kebangsaan, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan, sekaligus menjadi fondasi menuju Muktamar Ke-35 NU yang akan menentukan arah perjalanan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut untuk lima tahun mendatang.

Editor : Muhammad



Berita Terkait