Jawa Timur

Kebakaran Polres Tanjung Perak Gegerkan Surabaya, Api Muncul Saat Apel Pagi dan Padam dalam 30 Menit

Kebakaran Polres Tanjung Perak Gegerkan Surabaya, Api Muncul Saat Apel Pagi dan Padam dalam 30 Menit © mili.id

Mili.id – Suasana pagi di kawasan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mendadak berubah tegang setelah kebakaran terjadi di salah satu ruang pemeriksaan pada Selasa (12/5/2026). Kepulan asap tebal yang muncul dari bagian atap sempat membuat aparat dan warga sekitar panik, namun api berhasil dipadamkan hanya dalam waktu sekitar 30 menit tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Peristiwa tersebut terjadi saat seluruh personel kepolisian tengah melaksanakan apel pagi. Asap pertama kali terlihat keluar dari area ruang pemeriksaan yang berada di lingkungan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Petugas yang mengetahui kejadian itu langsung bergerak cepat melakukan upaya pemadaman awal sambil menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya.

Baca juga: Eri Cahyadi Tegas Berantas Dugaan Pungli di SWK Kalijudan, Perintahkan Pengembalian Seluruh Uang Pedagang

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menegaskan bahwa kebakaran bukan terjadi di ruang arsip seperti yang sempat beredar di masyarakat, melainkan hanya di ruang pemeriksaan.

“Yang terbakar itu ruang pemeriksaan, bukan ruang arsip. Hanya satu titik lokasi saja,” ujar Suroto saat dikonfirmasi.

Menurutnya, dugaan sementara titik api berasal dari mesin outdoor AC yang mengalami gangguan. Percikan api kemudian merembet melalui jalur pipa menuju bagian plafon ruangan hingga memunculkan asap tebal.

“Asap merembet ke ruangan sebelah yang dibatasi sekat. Tetapi penanganannya cepat, sekitar 30 menit api sudah berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet ke ruangan lain,” jelasnya.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Selain itu, dokumen penting kepolisian juga dipastikan aman dan tidak terdampak insiden tersebut. Kerugian sementara diperkirakan hanya berupa kerusakan material pada bagian ruangan yang terbakar.

Yang menarik, pelayanan publik di Polres Pelabuhan Tanjung Perak tetap berjalan normal meski proses pemadaman berlangsung. Aktivitas masyarakat yang sedang mengurus berbagai keperluan kepolisian tidak sampai dihentikan.

Baca juga: Drainase Tersumbat Kabel Misterius, Rumah Warga Terancam Banjir Saat Musim Hujan

“Pelayanan tetap normal, tidak ada kendala dan tidak sampai ditutup sementara,” tegas Iptu Suroto.

Sementara itu, Kabid Pemadam Kebakaran DPKP Surabaya, M. Rokhim, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 08.04 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung menerjunkan sejumlah armada untuk mengantisipasi api agar tidak membesar.

“Yang berangkat ada delapan unit tempur, terdiri dari tiga unit Rayon 1 Pasar Turi dan lima unit rescue. Selain itu ada bantuan tiga unit dari Pelindo,” kata Rokhim.

Cepatnya respons petugas pemadam kebakaran serta kesigapan anggota kepolisian di lokasi membuat api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di kompleks Mapolres.

Baca juga: Gerindra Pasang Badan Bela Penolakan Warga Tolak Spiritshaus Surabaya

Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan sumber api dan penyebab utama insiden tersebut.

“Saat ini tim Labfor sudah melakukan pemeriksaan dan olah TKP,” pungkas Suroto.

Insiden kebakaran di institusi kepolisian ini pun langsung menjadi perhatian masyarakat Surabaya. Banyak warga memuji kesigapan petugas yang berhasil menangani situasi darurat dengan cepat sehingga kebakaran tidak berubah menjadi musibah besar.

Editor : Redaksi



Berita Terkait