Pemain Selandia Baru, Sarpreet Singh berebut bola dengan pemain Iran, Saman Ghoddos dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2026, Selasa (16/6/2026). (c) AP Photo/Mark J. Terrill
Mili.id-Iran menunjukkan mental baja saat dua kali bangkit dari ketertinggalan untuk memaksakan hasil imbang 2-2 melawan Selandia Baru pada laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium, Inglewood, Selasa (16/6/2026).
Pertandingan berlangsung seru dan penuh tensi sejak menit awal. Selandia Baru tampil mengejutkan dengan keberanian menyerang dan sempat dua kali unggul, namun Iran selalu menemukan cara untuk kembali ke dalam pertandingan.
Baca juga: Lukaku Jadi Penyelamat Belgia, Mimpi Bersejarah Mesir Pupus dalam 22 Detik
Laga baru berjalan tujuh menit ketika publik dikejutkan oleh gol cepat Selandia Baru. Berawal dari umpan matang Chris Wood, Elijah Just melepaskan tembakan keras yang menghujam atap gawang Alireza Beiranvand dan membawa wakil Oseania unggul 1-0.
Gol tersebut membuat Selandia Baru bermain semakin percaya diri. Iran yang berstatus unggulan grup sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan. Bahkan peluang emas Mehdi Taremi pada menit ke-23 hanya berakhir di tiang gawang.
Tekanan yang terus dibangun Tim Melli akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-32. Ramin Rezaeian memanfaatkan kemelut di depan gawang sebelum melepaskan sepakan rendah yang tak mampu dihalau Max Crocombe. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Selandia Baru kembali memberikan kejutan. Duet Chris Wood dan Elijah Just kembali menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Iran. Pada menit ke-54, Just mencetak gol keduanya setelah menyelesaikan kombinasi apik dengan Wood, membawa Selandia Baru unggul 2-1.
Namun Iran menolak menyerah.
Baca juga: Gol McGinn Antar Skotlandia Taklukkan Haiti, Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan
Tertinggal untuk kedua kalinya membuat pasukan Amir Ghalenoei meningkatkan intensitas serangan. Gelombang tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya menghasilkan gol penyeimbang pada menit ke-64.
Mohammad Mohebi menjadi pahlawan setelah menyambut umpan silang akurat dari Ramin Rezaeian dengan sundulan tajam. Bola sempat membentur tiang sebelum bersarang di dalam gawang Selandia Baru dan mengubah skor menjadi 2-2.
Sisa pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Iran berusaha memburu gol kemenangan, sementara Selandia Baru bertahan disiplin sambil sesekali mengancam lewat serangan balik.
Peluang terbaik Iran di penghujung laga datang melalui sepakan jarak jauh Saeid Ezatolahi. Namun, kiper Max Crocombe tampil sigap untuk mengamankan bola dan menjaga skor tetap imbang hingga peluit akhir berbunyi.
Baca juga: Mahmoud Abunada Jadi Mimpi Buruk Swiss dan Raih Gelar Man of the Match
Hasil ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin di Grup G. Bagi Iran, hasil tersebut menjadi bukti ketangguhan mental setelah dua kali tertinggal. Sementara bagi Selandia Baru, satu poin dari laga melawan tim kuat Asia menjadi modal berharga untuk menjaga asa lolos ke fase berikutnya.
Di balik hasil imbang tersebut, nama Elijah Just layak menjadi sorotan utama. Dua gol yang dicetaknya hampir saja membawa Selandia Baru mencatat kemenangan bersejarah, sebelum Iran menunjukkan karakter kuat untuk menyelamatkan diri dari kekalahan pada laga pembuka Piala Dunia 2026.
Sumber : Skysports
Editor : Muhammad
