Mili.id – Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Blitar, Jawa Timur, meninggal dunia di Makkah setelah menjalani perawatan intensif akibat penyakit jantung yang dideritanya.
Jemaah tersebut diketahui bernama Imam Turmudi (59), warga Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, yang tergabung dalam Kloter 107.
Baca juga: Jamaah Haji Kloter 15 Maluku Utara Tiba di Tanah Air, Dua Jamaah Wafat di Tanah Suci
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blitar, Purnomo, membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, Imam Turmudi meninggal dunia pada Selasa (16/6/2026) waktu setempat setelah sempat mendapatkan perawatan medis selama 10 hari.
"Benar, telah meninggal dunia jemaah haji dari Kabupaten Blitar atas nama Imam Turmudi, warga Banggle, Kecamatan Kanigoro, yang tergabung dalam Kloter 107," ujar Purnomo, Kamis (18/6/2026).
Purnomo menjelaskan, almarhum memiliki riwayat penyakit jantung. Kondisi kesehatannya sempat menurun hingga harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Ibnu Sina, Jeddah.
"Yang bersangkutan menderita sakit jantung dan sempat dirawat selama 10 hari di Rumah Sakit Ibnu Sina sebelum dinyatakan meninggal dunia," katanya.
Baca juga: Rangkaian Puncak Haji Berlanjut, Jutaan Jemaah Bergerak dari Arafah ke Mina
Dengan wafatnya Imam Turmudi, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini menjadi empat orang. Seluruhnya dimakamkan di Tanah Suci.
Meski demikian, proses pemulangan jemaah haji asal Kabupaten Blitar tetap berjalan sesuai jadwal. Purnomo menyebut Kloter 106 dijadwalkan tiba di Surabaya pada 28 Juni 2026, sedangkan Kloter 107, 108, dan 109 akan kembali ke Indonesia pada 29 Juni 2026.
Ia berharap seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.
Baca juga: 1.175 Calon Haji Tulungagung Berangkat ke Tanah Suci, Tiga Jamaah Batal Karena Kondisi Kesehatan
"Insyaallah seluruh jemaah asal Blitar dapat pulang sesuai jadwal. Mohon doa agar perjalanan mereka berjalan lancar hingga kembali ke keluarga masing-masing," tuturnya.
Editor : Redaksi
