Ketum Kom'ITS bersama Koordinator TKN Tim Fanta Prabowo-Gibran.(Foto:Rama Indra.mili.id)
Surabaya - Barisan alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang tergabung dalam relawan Kom'ITS menyatakan dukungan kepada Paslon 02, Prabowo-Gibran.
Kom'ITS bersedia merapat ke 02, harapannya bisa memberikan masukan dalam hal kebijakan pemerintah di bidang teknologi dan hilirisasi.
Baca juga: Sheraton Surabaya Hadirkan School Holiday Edukatif Bersama Gramedia untuk Keluarga
Ketua Umum Kom'ITS, Ir, Made Suryadana ini mengatakan, kelompok relawannya siap mensupport memberikan pemikiran dan saran kepada paslon nomor urut 02 Prabowo-Gibran
"Kom'its ini adalah teknokrat, kami pernah berkuliah yang berbasis teknologi. Dan kami ingin memajukan Indonesia; dengan segala macam keterlibatan teknologi dalam pengambilan keputusan maupun kebijakan di pemerintahan ke depan," terang Made, di acara Bazar UMKM Gebyar Gemoy Surabaya Minggu (28/1/2024).
Menurut Made, pihaknya bersama Kom'ITS ini telah menyodorkan beberapa aspirasi kepada paslon 02. Di antaranya yakni, di dalam bidang kemaritiman, serta bidang teknologi perakitan mobil.
"Bidang teknologi maritim ada tol laut itu yang sebelumnya digagas oleh Pak Jokowi. Kami memberikan masukan, agar hal itu dapat atau bisa terwujud semakin maksimal," ucap Made.
Baca juga: FK UWKS Perkuat Pengendalian Tuberkulosis Melalui Edukasi Nutrisi Berbasis Komunitas di Sumenep
Bidang otomotif, lanjut Made, Ia menyodorkan ingin memiliki brand mobil dan juga motor sendiri karya anak Bangsa Indonesia
"Saya lulusan ITS dari puluhan tahun yang lalu kita sudah diajarkan membuat kendaraan sendiri. Namun nama ITS dan nama Indonesia belum ada, justru yang ada nama negara lain," jelasnya.
Selain itu Made juga mengaku, sudah berikan rekomendasi solusi atas permasalahan pertanian. Katanya, dia sudah memiliki produk pupuk ramah guna. Yang dapat digunakan 5-6 kali pemakaian.
Baca juga: Penangkapan 24 Demonstran, LBH Soroti Hak Hukum
Sementara itu, Koordinator TKN Fanta Paslon Prabowo-Gibran Hendy Setyono mengaku beryukur dengan merapatnya Kom'ITS di kubu 02.
Menurutnya, hadirnya akademisi memberikan angin segar positif di dalam upaya memajukan industri Indonesia.
"Ini tentu bermanfaat bagi program Prabowo - Gibran terkait hilirisasi dan digitalisasi UMKM, sehingga teknologi ini dikedepankan untuk membentuk Indonesia Maju," pungkas Hendy.
Editor : Aris S
