a. Tim SAR gabungan memerluas jarak pencarian korban tenggelam.(Ist/mili.id)
Pasuruan - Seorang ABK (anak buah kapal) kapal nelayan yang jatuh di perairan laut Kapasan, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan hilang ditelan ombak, hingga sampai saat ini masih belum ditemukan, Kamis (1/2/2024) .
Tim SAR Gabungan yang diantaranya Basarnas, TNI AL, Polairud, BPBD dan para relawan, masih mencari tubuh pria ABK bernama Roi (18), warga Gadingrejo, Kota Pasuruan.
"Hingga saat ini masih proses pencarian. Untuk radius pencarian kita perluas sampai 1 Km dari TKP korban tenggelam," jelas Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota, AKP Erni Sugihastuti, Kamis (1/2/2024).
Diterangkan oleh polisi jika saat itu Roi yang bertugas sebagai ABK kapal nelayan Sumber Laut, berangkat bersama 3 kawannya melaut sekitar pukul 06.30 WIB Rabu kemarin.
Ketika sampai di perairan laut Kapasan, seluruh awak kapal pun langsung menarik jaring dan setelah aktifitas itu Roi mengambil minum dan duduk sendirian di kemudi kapal untuk istirahat.
Setelah istirahat, kapal lalu melanjutkan olah gerak untuk mencari lokasi ikan. Namun, baru berjalan sekitar 10 menit ada salah satu ABK yang menoleh ke belakang melihat Roi sudah jatuh dari kapal dan dalam keadaan mengapung dengan posisi tengkurap.
Melihat hal itu, nahkoda kapal langsung perintahkan putar haluan untuk menolong, namun korban sudah tenggelam.
Nahkoda kapal coba berinisiatif bersama ABK menurunkan jaring sebanyak 3 kali untuk mengevakuasi korban, akan tetapi usaha itu masih belum di ketemukan.
"Korban Roi tinggi badan 155 cm, rambut hitam gelombang, menggunakan kaos warna merah celana hitam. Kami saat ini sudah berkoordinasi dengan Polairud Polres Probolinggo, mengingat TKP berdekatan dengan Probolinggo," tandasnya,
Editor : Aris S
