Salah satu korban dirawat di rumah sakit (Foto: Ist)
Mojokerto - Dua pemuda asal Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto babak belur dikeroyok gerombolan orang tak dikenal, Minggu (17/2/2024).
Peristiwa terjadi saat kedua korban melintas di Jalan Raya Desa Padangasri, Kecamatan Jatirejo, sekitar pukul 15.00 WIB.
Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK
Korban bernama Andika Nurfaidzin (20) dan Joni Agus Prasetyawan (31) yang mengalami luka parah di bagian kepala dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Dian Husada, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko.
Joni mengaku, dirinya dan Dika dikejar-kejar sejumlah orang tak dikenal. Namun, setelah melewati makam Padangasri, keduanya diberhentikan dan dipukuli.
"Gak tau tiba-tiba diberhentikan, aku dipukuli, Dika juga," ujarnya sembari menunjukkan bagian depan kepala yang dipukul.
Baca juga: Warga Kunjorowesi Bertahan dengan Mandi Sekali Sehari, Air Bersih Diprioritaskan untuk Memasak
Ia mengaku, sekitar ada 6 orang yang mengeroyok dirinya dan saudara sepupunya itu menggunakan paving.
"Seingat saya, sadar gak sadar ada enam orang. Dipukul pakai bata paving, yang dua orang pakai bata (paving) utuh," ucapnya yang saat itu dibonceng Dika.
Sementara ayah Dika, Sidik saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan terhadap anaknya dan keponakannya.
Hanya saja ia masih belum bisa menjelaskan kronologi peristiwa pengeroyokan terhadap anaknya tersebut, lantaran masih melakukan pelaporan ke Polsek Jatirejo.
"Yang parah keponakan, ini masih di polsek laporan," jelasnya singkat.
Editor : Narendra Bakrie
