Ketika Siswa SD Muhammadiyah 7 Surabaya Belajar Berdiskusi di Gedung Wakil Rakyat

Ketika Siswa SD Muhammadiyah 7 Surabaya Belajar Berdiskusi di Gedung Wakil Rakyat © mili.id

Momen para siswa SD Muhammadiyah 7 Surabaya belajar berdiskusi di Gedung Wakil Rakyat (Foto: Bejo/mili.id)

Surabaya - Puluhan siswa kelas VI Al-Biruni, Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Surabaya mengunjungi Kantor DPRD Kota Surabaya, Jumat (8/3/2024).

Kegiatan ini masuk dalam Program Kelas Kolaborasi, seperti Sekolah Inovatif SD Muhammadiyah 7 Surabaya, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah 23 Surabaya dan SD Muhammadiyah 19 Surabaya, yang juga turut dalam pembelajaran luar kelas ini.

Baca juga: Dugaan Pungli Kalijudan Meluas, Pedagang Bongkar Dugaan Sewa Lahan Aset

Kepala SD Muhammadiyah 7 Surabaya, Ustaz Achmad Zainuri Arif mengatakan, kedatangannya bersama para siswa di gedung dewan kali ini untuk mengajarkan mereka mengenai kerja-kerja wakil rakyat.

"Kami berharap anak-anak lebih mengenal DPRD yang merupakan perwakilannya dalam negara demokrasi," terang Zainuri.

Tak sekedar berkunjung, mereka juga terlibat diskusi dengan anggota DPRD Surabaya dari komisi B, yaitu dr Hj Zuhrotul Ma'ah.

Siswa SD Muhammadiyah 7 Surabaya, Raditya Dika saat itu menanyakan tanggapan dari DPRD tentang berita yang viral di media sosial, terkait program makan siang dan minum susu gratis.

dr Zuhro menjelaskan, DPRD Kota Surabaya setuju karena untuk kepentingan masyarakat. Namun semuanya tetap melalui proses, sesuai aturan yang berlaku.

Anggota DPRD dr Zuhrotul Mar'ah (baju putih) sedang berfoto dengan siswa SD Muhammadiyah 7 SurabayaAnggota DPRD dr Zuhrotul Mar'ah (baju putih) sedang berfoto dengan siswa SD Muhammadiyah 7 Surabaya

Ke depannya, lanjut Zuhro, pihaknya berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan bisa diperluas, sehingga para siswa bisa belajar langsung dari orang-orang yang sukses, termasuk menjadi pejabat negara.

"Mereka kunjungan, lalu tanya jawab dengan kami. Tentu kami senang, sepertinya mereka sangat tertarik," ungkap Zuhro.

Baca juga: Eri Cahyadi Tegas Berantas Dugaan Pungli di SWK Kalijudan, Perintahkan Pengembalian Seluruh Uang Pedagang

"Jadi kan bukan tidak mungkin satu dari mereka yang datang ke sini akan sukses di dunia politik," tambahnya.

Menurutnya, kunjungan para siswa dan guru ini sangat bermanfaat, karena para siswa sudah dikenalkan tugas dan fungsi legislatif secara langsung.

Dengan mendatangi gedung dewan, secara otomatis tingkat pemahaman anak didik tersebut meningkat.

"Mereka bisa bertatap muka mengenal lebih dekat dan berdialog secara langsung dengan wakilnya yang berada di lembaga legislatif," jelas dia.

Sementara salah satu siswa kelas VI, SD Muhammadiyah 7 Surabaya, Alexander Baitur Rohim Putra Sulistyadi menyampaikan kesannya mengikuti pembelajaran luar kelas.

Baca juga: Drainase Tersumbat Kabel Misterius, Rumah Warga Terancam Banjir Saat Musim Hujan

"Kegiatannya menarik dan seru. Di kelas pemerintahan kali ini saya mendapatkan pengalaman baru serta bisa kenal dengan teman-teman baru dari SD Muhammadiyah 19 Surabaya dan MI Muhammadiyah 23 Surabaya," tandasnya.

Hal serupa diungkapkan Rafa Aqilla Winata, siswi kelas VI, yang mengaku sangat senang bisa berkesempatan mengunjungi salah satu gedung pemerintahan yang ada di Kota Surabaya.

"Saya bersyukur bisa mengikuti kelas pemerintahan ini. Harapan saya semoga setelah saya lulus bisa kembali mengunjungi gedung pemerintahan lagi ketika saya duduk di bangku SMP nantinya," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait