Banjir yang terjadi di Jomban (Foto: BPBD Jombang)
Jombang - 4.353 jiwa terdampak banjir yang merendam tiga kecamatan di Jombang, sejak Sabtu (9/3/2024).
Hujan deras membuat air tiga sungai meluap ke pemukiman warga 9 desa di 3 kecamatan berbeda. Banjir berdampak pada 1.289 kepala keluarga, yang terdiri dari 4.353 jiwa.
Baca juga: Ledakan Diduga Berasal dari LPG, Rumah di Mojoagung Jombang Terbakar, Satu Orang Terluka
Supervisor Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang, Steve Maria menjelaskan, hujan deras terjadi di hulu Sungai Gunting, Sungai Catak Banteng, dan Sungai Pancir, sejak Sabtu sore.
"Dan sekitar pukul 20.00 WIB, air sungai meluap menggenangi jalan desa, pemukiman dan persawahan warga, di tiga kecamatan," jelas Pepy-sapaan Steve Maria, Minggu (10/3/2024).
Dari data yang ia kantongi, air menggenangi 9 desa di Kecamatan Mojowarno, Mojoagung dan Sumobito.
"Yang pertama, di Desa Selorejo, Desa Catak Gayam itu yang Kecamatan Mojowarno. Selanjutnya Desa Kademangan, Desa Betek, Desa Karobelah, Desa Mancilan, itu yang Kecamatan Mojoagung. Sedangkan Kecamatan Sumobito ada Desa Talun Kidul dan Desa Madiopuro," beber Pepy.
Baca juga: Tinjau Cawang, Gubernur DKI Percepat Pembebasan Lahan untuk Kendalikan Banjir Jakarta
Hingga hari ini, genangan air dengan tinggi 15 sampai 100 sentimeter berangsur surut.
Editor : Narendra Bakrie
