Ada Bongkar Muat Elpiji di Hutan Pinus Bondowoso

Ada Bongkar Muat Elpiji di Hutan Pinus Bondowoso © mili.id

Bongkar muat gas elpiji 3 kg di hutan pinus kawasan Pemandian Tasnan, Desa Taman, Kecamatan Grujugan, Bondowoso, Senin (1/4/2024). (Istimewa)

 

Bondowoso - Adanya bongkar muat elpiji 3 kilogram di hutan pinus kawasan Pemandian Tasnan, Desa Taman, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso menuai sorotan, Senin (1/4/2024).

Baca juga: Polres Bondowoso Amankan DPO Kasus Curanmor di Tol Kalikangkung Jawa Tengah

Hal ini disinyalir sebagai salah satu biang keladi kelangkaan gas tabung melon di Kabupaten Bondowoso belakangan ini.

"Di tasnan ada bongkar muat elpiji 3 kg. Itu kendaraannya bukan dari wilayah tasnan. Mencurigakan di saat elpiji langka seperti ini," kata narasumber kuat dikutip Mili.id, Senin (1/4/2024).

Dari dokumen foto yang beredar, ada sebuah kendaraan besar mengangkut elpiji milik PT Prajekan Jaya Raya.

Sedangkan di belakangnya terdapat beberapa kendaraan pikap ukuran lebih kecil juga mengangkut komoditas yang sama.

Netizen mensinyalir jika bongkar muat tersebut erat kaitannya dengan penimbunan elpiji yang mengakibatkan elpiji langka.

Kapolsek Grujugan, AKP Purwanto menyatakan, pihaknya bersama Koramil mendatangi tempat kejadian perkara.

Baca juga: HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bondowoso Gelar Khitanan Massal dan Cek Kesehatan Gratis di Prajekan

"Kami sudah mendatangi TKP. Itu bukan penimbunan tetapi bongkar muat," ungkap AKP Purwanto dikonfirmasi Mili.id.

Biasanya, bongkar muat gas elpiji dilakukan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE), namun yang dilakukan PT Prajekan Jaya Raya berbeda.

"Memang tidak pas kalau bongkar muat di sini. Apalagi sekarang gas elpiji sedang langka," tuturnya.

Peristiwa ini juga ditanggapi oleh Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas ( DPC Hiswanamigas) area Besuki.

Baca juga: Jumat Berkah Berbagi Polres Bondowoso, 500 Nasi Kotak Dibagikan kepada Jamaah Usai Salat Jumat

Hiswanamigas Besuki meliputi Kabupaten Lumajang, Jember, Bondowoso, Banyuwangi dan Situbondo.

"Kalau aturannya untuk bongkar muat itu gak apa-apa. Karena saya lihat kendaraan - kendaraan itu milik PT yang sama," kata Ketua DPC Hiswanamigas area Besuki, Soepratigto dikonfirmasi terpisah.

Ia menilai, lazimnya bongkar muat dilakukan di gudang atau kantor agen masing-masing.

"Mungkin kantornya terlalu jauh, jadi bongkar muatnya di sana. Saya kira dia mencari praktisnya saja," nilainya.

Editor : Aris S



Berita Terkait