Mili.id - Setiap tanggal 15 April, di Indonesia akan diperingati sebagai Hari Zeni. Zeni merupakan sebuah satuan militer yang bertugas dalam membantu operasi tempur yang dimiliki pasukan TNI Angkatan Darat.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Edisi Kelima, Zeni bermakna sebagai tentara yang bertugas untuk menguatkan infrastruktur diri dan menghancurkan infrastruktur musuh.
Baca juga: Kasus Dugaan Keracunan MBG, Dinkes Surabaya "Bermain", Sembunyikan Hasil Lab
Peringatan ini bertujuan untuk merenungi bahwa untuk merebut dan mempertahankan NKRI semua unsur bangsa telah mencatatkannya dalam sejarah. Sebab, Dalam sejarahnya perjuangan merebut kemerdekaan, zeni adalah pasukan yang terdiri dari unsur.
Sejarah Zeni
Asal kata Zeni dari bahasa Belanda yakni 'Genie' yang artinya pandai atau banyak kecerdikannya. Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) dibentuk pada 15 Oktober 1945. Namun, Zeni telah ada jauh pada era Hindia Belanda. Waktu itu, pasukan Zeni masih berada di bawah kerjaan Belanda.
Pusdikzi termasuk Korps tertua di jajaran TNI AD berdiri dengan dimulainya Sekolah Zeni di Batujajar, Bandung pada tanggal 2 November 1945 oleh Achdiyat Soeparmadi. Saat itu, pelatih sekolah tersebut berasal mantan sersan Koninklijk Nederlandsch Indische Leger (KNIL).
KNIL adalah pasukan tentara yang dimiliki Hindia Belanda. Saat itu pelatih Sekolah Zeni adalah Kapten Adam yang membentuk Batalyon Genie Pionir dengan para pelatih dan siswa sebagai tenaga intinya.
Seiring berjalannya waktu, Sekolah Zeni di Bandung itu tidak berkembang akibat adanya suatu hal. Kemudian pada tanggal 23 Februari 1946, Sekolah Kader Zeni di Kleco, Surakarta berdiri.
Awalnya, para pelatih mendidik 100 siswa yang terdiri dari 10 orang Perwira, 32 Bintara dan 58 Tamtama. Sekolah Kader Genie lalu berubah nama menjadi Sekolah Dasar Zeni.
Baca juga: Ultimatum Warga: Spiritshaus Jangan Nekat Jual Miras di Barata Jaya
Selanjutnya pada tanggal 15 April 1950, terjadi peristiwa serah terima antara Depot Genie Troepen KNIL kepada TNI AD, sehingga tanggal tersebut ditetapkan sebagai 'Hari Jadi Pusdikzi' atau 'Hari Zeni' atau 'HUT Zeni'. Hal ini berdasarkan Surat Keputusan Kasad No. 263. KSAD/ KPTS/1954 tertanggal 27 september 1954.
Tugas Pasukan Zeni TNI AD
Pasukan Zeni TNI AD berperan aktif dalam membantu tugas pasukan Angkatan Darat. Selain membantu pasukan AD dalam hal tempur, Zeni juga memiliki sejumlah tugas lain, di antaranya:
- Konstruksi prasarana militer, khususnya di daratan
- Pembangunan perkubuan, khususnya konstruksi dan destruksi militer di medan perang
Baca juga: Camat Mulyorejo Minta Penarikan Sewa SWK Jangan Dipaksakan Dulu
- Penyamaran atau kamuflase
- Penyelidikan
- Penjinakan bahan peledak (Jihandak)
- Penyediaan fasilitas hidup di lapangan bagi pasukan.
Editor : Aris S
