Joko Pinurbo (dok. instagram @jokpin.jogja)
Surabaya – Satu hari sebelum Hari Puisi Nasional diperingati, penyair Joko Pinurbo meninggal dunia, Sabtu (27/4) di RS Panti Rapih Yogyakarta.
Sastrawan kondang familiar dipanggil Jokpin ini berpulang untuk selama lamanya pagi tadi, pukul 07.14 WIB.
Baca juga: Sheraton Surabaya Hadirkan School Holiday Edukatif Bersama Gramedia untuk Keluarga
Kepergiannya tentu memberikan duka mendalam bagi mereka kalangan penyair, pegiat sastra, dan menjadi "keabadian" baginsegudang karya- karya nya.
"Sumangga Gusti (Jokpin)." tulis singkat penyair Butet Kertaredjasa di halaman Facebook, sebagaimana dilihat oleh mili.id, Sabtu (27/4/24).
Baca juga: FK UWKS Perkuat Pengendalian Tuberkulosis Melalui Edukasi Nutrisi Berbasis Komunitas di Sumenep
Jokpin meninggal dunia genap di usianya yang ke 61 tahun, tepat satu hari sebelum Hari Puisi Nasional, yang diperingati setiap tanggal 28 April.
Diketahui, Hari Puisi Nasional ini dirayakan untuk memberikan penghormatan kepada Chairil Anwar sang Bapak Puisi, yang wafat pada 28 April 1949.
Baca juga: Penangkapan 24 Demonstran, LBH Soroti Hak Hukum
Kontribusi Chairil Anwar terhadap sastra puisi di Indonesia dinilai begitu berarti. Sehingga peringatan ini; selalu dirayakan oleh para penyair dan pembaca puisi setiap tahun, di hari kematian Chairil.
Editor : Aris S
