Gus Mamak Soroti Kasus Bapak di Jember Jual Anak Kandung jadi PSK

Gus Mamak Soroti Kasus Bapak di Jember Jual Anak Kandung jadi PSK © mili.id

Atik Perempuan dengan kondisi keterbelakangan mental diduga dijual bapak kandung sebagai PSK. (Hatta for Mili.id)

Jember - Ketua Majelis Silaturahim Kiai Pengasuh dan Pondok Pesantren se-Kabupaten Jember, Madini Farouq, sangat prihatin dengan kasus seorang bapak yang tega menjual anaknya yang mempunayi keterbelakangan metal menjadi pekerja seks komersial (PSK), yang videonya viral di media sosial.

Pria yang akrab disapa Gus Mamak ini meminta agar pemerintah maupun pihak aparat penegak hukum untuk mendalami kasus tersebut.

Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024

"Masyaallah kok sampai tega seorang bapak menjual anaknya, yang mengalami keterbelakangan mental. Ini apa karena himpitan ekonomi, atau karena memang si bapak ini punya hobi eksploitasi," tanya Gus Mamak saat dikonfirmasi di rumahnya, Kamis (2/5/2024).

Baca juga:

Viral Video Pria Bonceng Perempuan Berpenampilan Seksi di Jember

Dengan munculnya persoalan sosial dari kejadian bapak dan anak itu, harus mendapat perhatian serius dari banyak pihjak, bukan hanya menjadi PR pemerintah daerah untuk memberikan perhatian serius.

"Kalau si bapak punya hobi eksploitasi, maka itu harus dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Tapi kalau karena himpitan ekonomi, maka kalau ia dilaporkan. Justru nanti bagaimana nasib anak ini kalau bapaknya masuk penjara. Apalagi ibunya sudah meninggal," ujar pria yang juga Pengasuh Ponpes Riyadus Sholihin Jember dan Pemerhati Masalah Sosial.

Lebih lanjut dipaparkan Gus Mamak jika dilihat jika dilihat memang keluarga tersebut tidak mempunyai motor, naik sepeda pancal atau sepeda mini, sehingga kemungkinan besar karena faktor perekonomian.

Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar

"Ini sungguh menjadi beban bagi kita semua. Kenapa sampai terjadi hal seperti ini terutama masyarakat yang ada di sekitar rumah," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, viral video berdurasi 18 detik, menunjukkan seorang bapak-bapak berusia 71 tahun membonceng anak perempuannya berusia 22 tahun dengan sepeda ontel.

Si anak perempuan tampak memakai pakaian seksi, dan lengkap dengan makeup di wajahnya.

Dari informasi yang beredar mengenai video viral tersebut. Si anak perempuan diketahui bernama Atik, sedangkan bapaknya Sodikun atau Dikun.

Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism

Bapak dan anak perempuannya itu diketahui adalah warga Kecamatan Jenggawah, Jember.

Terkait viralnya video bapak yang membonceng anak perempuannya itu, diduga si anak perempuan jadi korban eksploitasi.

Beredar informasi di masyarakat sekitar, Atik diduga dijual dan dipekerjakan sebagai PSK oleh bapaknya sendiri.

Editor : Aris S



Berita Terkait