Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH. Thony (Foto: Bejo/mili.id)
Surabaya - DPRD Kota Surabaya akan memanggil manajemen Empire Palace Hotel, usai menerima laporan warga, yang mengaku menjadi korban kecelakaan kerja pada Maret 2024 lalu.
Salah satu warga mewakili korban wadul ke Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH. Thony pada Selasa (21/5/2024).
Baca juga: Bayi Ditemukan di Toilet Kereta Sancaka, KAI Koordinasi dengan Polisi
Thony mengatakan, ada empat korban kecelakaan kerja di Empire Palace Hotel Surabaya itu. Mereka adalah Kurniawan, Wiwit, Bakrie, dan Ridwan.
"Laporan yang kami terima bahwa korban tidak diperlakukan dengan baik oleh manajemen Hotel Empire Palace, seperti biaya perawatan kesehatan akibat luka-luka," ungkap Thony.
"Atas laporan ini kami sarankan para korban kecelakaan kerja Empire Palace Hotel membuat laporan ke dewan didampingi pengacara. Nanti baru dari sini kita follow up ke manajemen Empire Palace," tambah dia.
Thony menyebut, peristiwa ini menjadi sebuah catatan.
Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti
"Tidak Surabaya banget. Kok masih ada perusahaan di Surabaya belum menerapkan standar P3K kepada karyawannya," tegas politisi Partai Gerindra itu.
Kedua, lanjut Thony, soal pemberi kerja terhadap karyawan yang mengalami kecelakaan kerja dan mengakibatkan cacat permanen. Katanya, hal itu tidak mencerminkan sikap manajemen yang bijak.
Sementara Chandra, salah satu warga yang mewakili korban insiden Empire Palace mengatakan, empat pekerja meminta keadilan atas hak-haknya sebagai karyawan yang terkena musibah kecelakaan kerja.
Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim
"Untuk itu kami sebagai warga melaporkan hal ini ke DPRD Kota Surabaya, untuk meminta keadilan dengan mendesak manajemen Empire Palace Hotel agar memenuhi kewajibannya atas karyawannya yang mengalami kecelakaan kerja," pungkas Chandra.
Editor : Redaksi
