Ibu mahasiswi UINSA korban jambret di Surabaya (Foto: Rama Indra/mili.id)
Surabaya - Polisi mengaku telah mengantongi ciri-ciri jambret yang menyebabkan mahasiswi UINSA tewas kecelakaan di Surabaya.
Mahasiswi semester 6 UINSA itu bernama Maya Dwi Ramadhani. Dia tewas di Jalan Semarang karena kecelakaan, saat mengejar jambret yang merampas tasnya di Jalan Arjuno, Surabaya pada Kamis (23/5/2024) malam.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
Baca juga: Mahasiswi UINSA Tewas saat Mengejar Jambret di Surabaya
Kapolsek Sawahan, Kompol Domingos De Fatima Ximenes menyebut bahwa pelaku teridentifikasi dua orang.
"Kami telah melakukan serangkaian penyelidikan dengan dibantu Tim Jatanras Polrestabes Surabaya. Pelakunya berjumlah dua orang," ungkap Domingos kepada mili.id, Senin (27/5/2024).
Menurut Domingos, tim yang berada di lapangan masih melakukan penyelidikan serta analisa. Katanya, selain mengantongi ciri-ciri dua pelaku, tim juga telah mengidentifikasi motor pelaku.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
"Indentitas pelaku masih kami selidiki. Kami juga sudah mengetahui kendaraan digunakan jambret, yaitu motor bebek model lawas," bebernya.
Domingos membeberkan, pelaku dua orang menggunakan motor berwarna gelap. Sedangkan usia dari dua pelaku diperkirakan berusia sekitar 26 sampai 27 tahun.
"Satu orang saksi telah diperiksa terkait kasus ini. Semoga para pelaku segera terungkap," tandasnya.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
Korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter RSU dr Soetomo Surabaya pada Jumat (24/5/2024), setelah mengalami pendarahan otak akibat kecelakaan tersebut.
Editor : Narendra Bakrie
