Tumpukan Beras Bantuan dalam Kantor Desa di Jember Raib, Diduga Dicuri
Selasa, 19 Mar 2024 15:54 WIB"Saat itu ada KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang mau ambil berasnya. Saat gudang dibuka, beras itu tidak ada," ungkap Kades Syaiful.
"Saat itu ada KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang mau ambil berasnya. Saat gudang dibuka, beras itu tidak ada," ungkap Kades Syaiful.
Permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan, kedua belah pihak menyatakan damai.
Setelah menjalani perawatan di Puskesmas Wuluhan, korban yang akrab disapa Bu Tika, saat ini sudah dapat pulang ke rumahnya.
"Banyak yang menonton, tapi sejumlah orang berusaha melerai," ungkap salah seorang pengunjung alun-alun, Ridho.
Kejadian itu terjadi di jalan utama Bondowoso-Jember tepatnya wilayah Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.
Puluhan warung dan sejumlah rumah warga di sekitar Pantai Cemara Jember terendam banjir rob.
Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menyebut, akibat genangan banjir itu, tidak memungkinkan bagi kereta untuk melintas.
"Saya bangun mau makan sahur sekitar setengah 4 tadi. Kunci kamar kos tidak bisa dipakai membuka pintu," ungkap Sheika.
Kapolsek Balung, AKP Sunarto mengatakan, korban sempat dilarikan ke RSUD Balung, tapi nyawanya tidak tertolong.
Tangis Wiwin seketika pecah mendengar kabar bahwa suaminya tewas tersambar kereta api.
Tiga kotak amal yang dibobol pelaku itu semuanya berada di Masjid Al Fatah Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.
Belasan emak-emak dan warga di Jember menggeruduk serta menyegel dua toko minuman keras (miras) yang beroperasi di wilayah mereka.
"Korban disekap di kandang sapi, karena korban pergi kerja ke Medan, tapi tidak izin suaminya," ujar Kapolsek Wuluhan, AKP Solikhan Arief.
Hujan angin juga membuat empat rumah warga rusak dan dua pohon besar tumbang menutup jalan.
Seekor monyet ekor panjang terekam CCTV berada dalam ruang makan sebuah rumah di kawasan elite Jember.