Forkopimda Jepara Ziarah ke Makam RA Kartini, Peringati Hari Lahir ke-147
Rabu, 22 Apr 2026 07:24 WIBForkopimda Jepara Ziarah ke Makam RA Kartini, Peringati Hari Lahir ke-147
Forkopimda Jepara Ziarah ke Makam RA Kartini, Peringati Hari Lahir ke-147
Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya diversifikasi pasar ekspor serta penguatan kualitas produk lokal agar kopi Jawa Timur semakin kompetitif di kancah global.
Temuan ini didapatkan dari hasil pengawasan, pengujian, serta penelusuran distribusi dan produksi sepanjang Agustus 2025.
“Siapapun boleh menyampaikan aspirasinya, tapi tidak dengan merusak. Kalau kita orang Surabaya, maka kita akan menjaga kota ini, mencintai kota ini, seperti para pahlawan yang mengorbankan nyawanya demi kemerdekaan,” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Salah satu cara alami untuk menjaga fokus dan daya ingat adalah dengan mengonsumsi makanan sehat yang kaya nutrisi penting.
Pengembangan ini tak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi kopi lokal, tetapi juga membuka potensi ekowisata dan agrowisata yang bisa melibatkan lebih banyak warga, terutama generasi muda.
Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar menjalin kerjasama dengan Koperasi Merah Putih Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo.
Perjalanan pasangan suami istri dalam membuka kedai kopi kekinian di perbatasan Gresik-Surabaya, bisa menjadi inspirasi.
Pecinta kuliner khas Melayu-Tionghoa kini punya alternatif baru untuk menikmati sajian otentik ini. Outlet kedua Ah Bang Kopitiam resmi dibuka tepat di pintu gerbang masuk kota Surabaya, yakni di Mall City of Tomorrow (Cito).
Acara tersebut akan dilaksanakan di destinasi wisata Plaza Rengganis, lereng Gunung Argopuro, pada Juli-Agustus mendatang, saat para petani panen raya kopi.
Satpol PP Surabaya dan Kecamatan Kenjeran menertibkan 129 lapak PKL di kaki Jembatan Suramadu.
Diam-diam polisi berpakaian preman mendatangi warkop tersebut, dan seperti pelanggan warung pada umumnya, petugas nongkrong sambil memesan kopi sembari mengamati situasi.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah Situbondo terhadap peningkatan pelayanan, dan efektivitas koordinasi pemerintahan.
Kritik itu dinilai tidak berdasar pada nalar akademik, melainkan manuver politik.