Gagal Daftar, Paslon Independen di Jember Akan Upaya Gugat ke MK
Jumat, 02 Agu 2024 19:06 WIBPersoalan yang dialaminya itu juga dianggap sebagai upaya penjegalan dirinya untuk maju ikut dalam kontestasi Pilkada serentak 27 November 2024.
Persoalan yang dialaminya itu juga dianggap sebagai upaya penjegalan dirinya untuk maju ikut dalam kontestasi Pilkada serentak 27 November 2024.
Fawait - Djoko telah mengantongi rekom dari Gerindra, PKB dan Nasdem.
Surat tugas untuk Hendy Siswanto dan Gus Fawait itu dibenarkan Sekretaris DPC PDIP Jember, Widarto.
PPP diinstruksikan untuk membantu dua bakal calon bupati itu untuk menjalin koalisi dan menentukan bakal calon wakil bupati.
Syarat dukungan yang kurang hanya 1.824 orang.
Bawaslu Jember juga membentuk posko aduan masyarakat untuk kawal hak pilih dalam bentuk hotline.
"Untuk titik rawan tidak banyak, hanya ada di kurang lebih 6 sampai 10 TPS," ujar Kapolres Jember, AKBP Bayu Pratama.
Gus Fawait menyebut bahwa pemberian rekom dari PKB itu ibarat dukungan seorang bapak kepada anaknya.
"DPP selaku induk partai tidak ujuk-ujuk (gegabah) memberikan rekomnya," ujar Ketua DPD Partai NasDem Jember, Marsuki Abdul Ghofur.
6 partai politik (parpol) non parlemen deklarasi mendukung Muhammad Fawait (Gus Fawait) dalam Pilkada Jember 2024.
Sekretaris DPC PDIP Jember, Widarto meminta agar doa yang disampaikan jangan disalahartikan.
Politisi muda yang juga pengelola ponpes di Jember ini sebelumnya telah mengantongi rekom dari Partai Gerindra sebagai calon bupati Jember dalam Pilkada 2024.
Hal itu terungkap dalam daftar figur yang mengambil formulir pendaftaran di Kantor DPC PDI Perjuangan (PDIP) Jember.
Sudah ada 5 figur yang mendaftar sebagai calon bupati (cabup) Jember melalui Partai NasDem, hingga Senin (6/5/2024) siang.
Hubungan Partai Gerindra dan PDI Perjuangan (PDIP) Jember semakin mesra jelang Pilkada 2024.