Konvoi pemotor resahkan pengguna jalan di Pacet, Mojokerto (Foto : Tangkapan layar video viral)
Mojokerto - Video berisi konvoi pemotor dengan narasi 'Gengster Beraksi Kembali', disebut di wilayah Pacet, Mojokerto, viral di media sosial (medsos).
Video itu, salah satunya diunggah akun Instagram @banggamojokerto. Postingan itu disukai 1.304 netizen hingga Senin (17/6/2024) sore.
Baca juga: Video Dugaan Tindakan Asusila di Kampus PNJ Viral, BEM Desak Penanganan Transparan
Dalam video itu juga terdapat keterangan bahwa yang diposting adalah rekaman amatir detik-detik kelompok pemuda diduga gengster beraksi di Pacet Mojokerto (16/6).
Postingan ini mendapat komentar beragam dari warganet. Ada yang geram, ada pula yang bertanya kapan kejadian pastinya.
Sementara informasi yang dihimpun mili.id, dari sejumlah video amatir warga, konvoi pemotor itu dilakukan di Jalan Pacet, Mojokerto pada Minggu (16/6/2024) siang.
Menurut warga setempat, mereka sempat membayangi sebuah truk tangki air dan saling menyembunyikan klakson sebelum mereka berpencar karena truk yang mereka bayangi berhenti di tengah jalan.
Terlihat dalam video, mereka juga berpencar, karena dihadang beberapa warga setempat.
Sementara dari foto beredar, kelompok ini membawa bendera bertuliskan sebuah kelompok dari Nganjuk.
"Mohon dipantau pak @raimas_mojokerto @polres_mojokerto @humas_polres_nganjuk @ditsamapta_poldajatim," tulis akun @mojokertobangga.
Konvoi pemotor resahkan pengguna jalan di Pacet, Mojokerto
Sementara, Achmad Fauzi, anak dari sopir truk tangki air menjelaskan, saat itu ia dan ayahnya melintas diturunan Pacet tersebut. Namun, tiba-tiba dikerubungi konvoi motor.
"Lewat tau-tau dikerubungi sama sepeda-sepedaan (konvoi pemotor)," ujarnya.
Ia mengaku heran dengan aksi konvoi pemuda yang tak diketahui identitas tersebut.
"Aslinya gak salah gak apa-apa, tau-tau diumeti (diputari) motor. Dipenuhi gitu,
Gak ngerti maunya apa, terus kalau berhenti langsung, kan gak mungkin," jelasnya.
Mendapati aksi tak menyenangkan dari konvoi tersebut di jalur ekstrem, lanjut Achmad, sang ayah lalu membanting setir dan berusaha membubarkan konvoi tersebut.
Meski begitu, ada dari mereka yang ingin menyerang pihaknya.
Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian
"Posisi juga gitu, sudah gitu yang motor gak terima. Akhirnya ditubruki sama ayah (sopir tangki). Lha menghadang gitu. Ada yang nyerang, ada yang lari soalnya dibawakan ayah kunci roda," bebernya.
Achmad menyebut, pemuda-pemuda itu mayoritas menggunakan pakaian serba hitam. Dan atribut bendera bertuliskan kampung horor.
"Bawa atribut kampung horor gitu, kaosnya kaya anak underground. Kalau bawa sajam, kayanya gak," tandasnya.
Terpisah, Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto menyebut bahwa pemuda-pemuda tersebut sudah diamankan.
"Sudah kita amankan. Alhamdulillah. Bukan (bukan dari Pacet). Dari berbagai tempat," ucap Ihram ketika dikonfirmasi.
Editor : Narendra Bakrie
