Kecelakaan Bus Pariwisata BigBrid di Mojokerto, 6 Orang Terluka

Kecelakaan Bus Pariwisata BigBrid di Mojokerto, 6 Orang Terluka © mili.id

Kecelakaan karambol melibatkan satu unit rombongan bus pariwisata BigBrid milik PT Big Brid Pusaka, truk dan motor terjadi di Mojokerto, Rabu (26/6/2024). (Foto: Nana/mili.id)

Mojokerto - Kecelakaan melibatkan satu bus pariwisata BigBrid milik PT Big Brid Pusaka, truk, dan motor terjadi di Jalan Raya Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto ini menyebabkan 6 orang terluka, Rabu (26/6/2024).

Korban menderita luka ringan yakni, pengemudi truk M. Rossi Subandriyo (20), asal Dusun/Desa Selotapak, Kecamatan Trawas; bersama dua kernetnya Iqbal Maulana, Alvin Eka.

Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK

Lalu pengendara motor Vario Aisyah (20) asal Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik mengalami cidera kepala. Sedang temannya Adinda Kusdiwiyanti (20), mengalami patah tulang kanan.

Dan pengemudi bus pariwisata M. Said (55), asal Desa/Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan.

"Ada 6 korban Luka ringan, termasuk sopir maupun kernet truk, sopir bus, dan pengendara motor," ucap Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Iptu M Hariyazie Syakhranie pada mili.id.

Azie menjelaskan, peristiwa laka di turunan Trawas ini terjadi akibat kelalaian sopir truk nopol S 9482 NH yang melaju dari arah selatan dan berusaha menyelip motor nopol W 6093 FO yang searah.

Namun, saat mendahului tersebut, truk kurang mengambil haluan ke kanan. Akibatnya  motor yang dikendarai Aisyah yang membonceng Adinda Kusdiwiyanti tersenggol badan truk hingga terjatuh.

Baca juga: Warga Kunjorowesi Bertahan dengan Mandi Sekali Sehari, Air Bersih Diprioritaskan untuk Memasak

Naas dari arah berlawanan, yakni arah Mojosari melaju bus pariwisata BigBrid yang beriringan dengan 2 bus serupa, hingga kemudian terjadi adu banteng antara truk dan bus pariwisata tersebut.

"Honda Vario akhirnya terserempet kendaraan truk. Sehingga kendaraan truk oleng ke kanan, secara bersamaan berjalan kendaraan bus yang berjalan dari arah utara ke selatan. Dikarenakan jarak keduanya sudah dekat sehingga kendaraan bus tertabrak kendaraan truk," ujarnya.

Tak berhenti disitu, lanjut Azie, bus berisikan 30 penumpang dari Surabaya yang terhantam truk mengalami oleng ke kiri dan menabrak saluran air yang berada di bahu jalan milik warga setempat.

Sementara, bodi truk berputar arah usai menghantam bus lantaran melaju dengan kecepatan tinggi.

Baca juga: Tunggakan Retribusi Pasar Hampir Rp1 Miliar, Pemkab Mojokerto Tempel Stiker Peringatan di Kios Penunggak

"Karena truk kurang ambil haluan ke kanan, dan jarak sudah dekat. Akibatnya tabrakan truk dan bus tak bisa dihindari," beber Azie.

Korba luka-luka akhirnya dievakuasi ke RSUD Sumber Glagah, Pacet untuk dilakukan perawatan. Sedangkan kendaraan yang terlibat sudah ke Satlantas Polres Mojokerto.

"Kita sudah olah TKP dan mencatat saksi-saksi. Untuk kerugian material sekitar Rp 10 juta," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait