Upaya Unesa Jalin Kerja Sama dengan Universitas Ternama di Semenanjung Kaspia

Upaya Unesa Jalin Kerja Sama dengan Universitas Ternama di Semenanjung Kaspia © mili.id

Wakil Rektor III Unesa menyerahkan cindera mata kepada Abdullayev Elshad Tofig Oglu, Wakil Rektor Bidang Sains dan Inovasi (Foto: Unesa for mili.id)

Surabaya - Upaya Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk mewujudkan SDG 13 tentang Climate Action bukan sekedar isapan jempol.

Komitmen Kampus Rumah Para Juara itu diaplikasikan melalui keterlibatannya di forum berbagai internasional, salah satunya University Impact Forum yang diselenggarakan Azerbaijan State Oil and Industry University.

Baca juga: Unesa Siapkan Pusat Pembinaan Pickleball Modern, Training Ground Pickleball Academy Segera Diluncurkan

Delegasi Unesa dipimpin Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Pemeringkatan, Publikasi dan Science Center, Bambang Sigit Widodo; PIC SDG 13, Eko Hariyono; dan Direktur Inovasi, Pemeringkatan, dan Publikasi Ilmiah Nadi Suprapto.

Bambang Sigit Widodo menuturkan, University Impact Forum kali ini mengusung tema "Prioritising Climate Action on The Global Higher Education Agenda".

Ada lebih dari 150 pemimpin dan pelaku perubahan yang berkumpul untuk membahas bagaimana perubahan iklim membentuk pengalaman hidup hampir setiap individu dengan generasi sekarang maupun generasi berikutnya.

"Perubahan iklim ini jika tidak diantisipasi para generasi tersebut akan menanggung beban gangguan lingkungan saat ini dan ke depan," ujar dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) itu.

Unesa dan Baku Engineering University (BEU) mengadakan pertemuan dalam rangka penandatanganan MoU kerja sama (Foto: Unesa for mili.id)Unesa dan Baku Engineering University (BEU) mengadakan pertemuan dalam rangka penandatanganan MoU kerja sama (Foto: Unesa for mili.id)

Dia menambahkan, berdasarkan dokumen kegiatan, sejak Tahun 2018, Unesa sudah berkiprah dalam kegiatan Climate Action melalui kolaborasi riset dengan 9 negara Asia antara lain Jepang, Thailand, Malaysia, Filipina, Mongolia, Kazakhstan, India, dan China, melalui organisasi penelitian ATECCE (Asian Teacher Education for Climate Change Education).

Kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh Okayama University ESD Promotion Centre yang disponsori oleh Fund for the Promotion of Joint International Research, Japan Society for the Promotion of Science (JPPS) bekerja sama dengan UNESCO Bangkok.

Baca juga: Investor China Surati Presiden Prabowo, Protes Keras Aturan Ketat hingga Dugaan Pemerasan

Nadi Suprapto menambahkan, selain mengikuti kegiatan University Impact Forum tentang perubahan iklim, delegasi Unesa juga berkunjung pada dua universitas ternama di wilayah Azerbaijan yaitu Baku Engineering University (BAU) dan Sumqayit Dovlet Universiteti (SDU) - (Sumgayit State University).

"Kunjungan ini dalam rangka mengkomunikasikan kembali rencana kerja sama antara UNESA dengan kedua perguruan tinggi tersebut," ucap Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) itu.

Wakil Rektor Bidang Hubungan Internasional, Atraba Gul mengaku sangat senang atas kehadiran tim Unesa dan menyambut baik untuk menindak lanjuti MoU (Memorandum of Understanding) yang pernah ditandatangani Rektor Unesa, Nurhasan dengan Yagub Piriyev, Rektor Baku Engineering University.

"Berdasarkan hasil pertemuan, poin-poin penting yang disepakati adalah Baku Engineering University siap berkolaborasi dengan Unesa dalam rangka peningkatan mutu Pendidikan, penelitian, dan publikasi sebagai upaya mendukung pemeringkatan UNESA pada level internasional," papar Nadi.

Baca juga: Kisah Inspiratif El Tarigan, Tunanetra Lulus S1 Unesa dan Raih Beasiswa S2

Delegasi Unesa juga disambut hangat jajaran pimpinan Sumqayit Dovlet Universiteti (SDU).

Pada pertemuan singkat tersebut, Unesa dan SDU membahas beberapa poin terkait rencana kerja sama, adanya peluang diadakannya riset kolaborasi antara dosen Unesa dan SDU, pertukaran mahasiswa (student exchange), visiting professor, dan Adjunct Professor.

Kedua perguruan tinggi optimis kerja sama ini bermanfaat bagi kemajuan dan peningkatan mutu pendidikan di masing-masing lembaga.

Rektor Unesa, Cak Hasan sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan tim SDGs Unesa dalam membangun jejaring dengan universitas ternama di Semenanjung Kaspia tersebut.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait