Syafiudin (tanpa kacamata) Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Surabaya. (Bejo/mili.id)
Surabaya - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya terus akan melakukan sosialisasi pengawasan pilkada 2024 dari warung ke warung selama masa kampanye.
Hal itu disampaikan oleh Syafiudin Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Surabaya, Sabtu (12/10/2024).
Syafiudin mengatakan, pihaknya bakal melaksanakan kegiatan sosialisasi yang akan dilakukan di 31 titik seluruh kecamatan di Kota Surabaya.
"Pada intinya kita hadir ditengah - tengah masyarakat, bersama masyarakat kita mengawasi pemilihan 2024 nanti," ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, dalam kegiatan tersebut, pihaknya akan sosialisasi ke stakeholder dan masyarakat terkait isu potensi pelanggaran pemilu, mulai dari netralitas PNS, TNI, Polri, berita hoaks, ujaran kebencian, money politik dan alur pelaporan pelanggaran yang diketahui oleh masyarakat.
"Kita bicara Surabaya, warkop sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, makanya kita pilih warkop untuk melakukan sosialisasi pengawasan pilkada kepada masyarakat," ungkap Syafiudin.
Ditanya terkait pengawasan kotak kosong, Syafiudin menjelaskan bahwa pihak terus melakukan kegiatan pengawasan sesuai dengan tugas dari Bawaslu itu sendiri.
"Kalau pengawasan kita berjalan sesuai dengan tugas kita apakah itu pasangan calon tunggal walikota dan wakil walikota, artinya pengawasan masih berjalan normal tidak ada yang dikurangi malah kita tingkatkan dengan cara menghadirkan bawaslu ditengah masyarakat," pungkasnya.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
Editor : Achmad S
