Anggota Densus 88 Disebar Antisipasi Ancaman Teror saat Nataru

Anggota Densus 88 Disebar Antisipasi Ancaman Teror saat Nataru © mili.id

Anggota Densus 88 Polri (Foto: Dok. mili.id)

Jakarta - Anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah disebar untuk mengantisipasi ancaman teror saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa seluruh personel, terutama Densus 88 akan dikerahkan untuk menjaga keamanan selama periode liburan.

Baca juga: Nyaris Seribu Wali Santri Dukung Transformasi Digital Ponpes Al-Muhibbin

"Kita mewaspadai pengamanan pada saat malam perayaan Natal dan Natal," tegas Kapolri dalam laman Divhumas Polri, Selasa (17/12/2024).

Menurut Kapolri, untuk mengantisipasi ancaman teror, Densus 88 akan bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) serta Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dalam mencegah dan menanggulangi aksi terorisme.

"Teman-teman dari Densus 88 tentunya akan bekerja sama dengan BIN, BAIS, BNPT untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal," paparnya.

Baca juga: DPU Bina Marga Kebut Pembangunan Jembatan Sentong

Dalam rangka Operasi Lilin, Polri telah menetapkan 61.452 lokasi sebagai objek pengamanan, mulai dari gereja, pusat perbelanjaan, hingga objek wisata.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polri mendirikan 2.794 posko yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Selain fokus pada pengamanan objek vital, Polri juga mengantisipasi lonjakan jumlah pemudik yang diperkirakan mencapai 110,6 juta orang.

Baca juga: Dinas PU Bina Marga Jatim Pastikan Progress Penggantian Jembatan Sentong Sesuai Target

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 21 dan 28 Desember 2024.

"Dengan penggelaran personel dan seluruh stakeholder terkait, kita harapkan perayaan Nataru dapat berjalan dengan baik dan masyarakat merasa aman dan nyaman," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait