Harga LPG Subsidi Naik, Warga Mojokerto Mengeluh

Harga LPG Subsidi Naik, Warga Mojokerto Mengeluh © mili.id

Penjual elpiji tiga kilogram. (Nana/mili.id)

Mojokerto, mili.id - Harga LPG subsidi 3 kilogram di Kota Mojokerto ditingkat eceran naik menjadi Rp20 ribu per tabung. Kenaikan dipicu dari harga ditingkat pangkalan, dengan HET (harga eceran tertinggi) mencapai Rp18 ribu per 15 Januari.

Salah satu pedagang di Kota Mojokerto Rifki (32) mengaku dengan adanya kenaikkan itu, ia menjual kembali LPG 3 kilogram kepada konsumen sekitar 19.500 hingga Rp 20 ribu per tabung.

"LPG 3 kilo naik, biasanya kita jual eceran itu harganya sekitar Rp 18.500 sekarang menjadi Rp 20 ribu," ucapnya di lokasi, Kamis (16/1/2025).

Hal senada, diamani, pemilik pangkalan LPG di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto Dhaniel Tejo Wiyono (43) menjelaskan, LPG subsidi 3 kilogram hari ini sudah mengalami kenaikan.

"Hari ini sudah naik, LPG 3 kilogram dari HET Rp 16.000 sekarang harga jualnya tertinggi menjadi Rp 18.000," ujar Dhaniel.

Menurut dia, konsumennya mengeluhkan kenaikan LPG, tapi mereka tidak ada pilihan lain tetap membelinya. Apalagi LPG sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat.

"Ada kenaikan LPG, konsumen mau tidak mau, ya pasti mau kan kenaikan dari pemerintah. Ada (Konsumen) yang marah LPG naik, protes dikira kita yang menaikkan sendiri," bebernya.

Menurut dia, belum ada sosialisasi terkait kenaikan harga LPG tersebut. Pasokan dari distributor mencapai 200-300 tabung LPG setiap harinya.

"Tidak tahu, tiba-tiba harganya naik begitu saja," ucapnya.

Meski ada kenaikan ratusan LPG subsidi selalu habis diborong emak-emak maupun untuk menyuplai toko atau warung di sekitar Kota Mojokerto.

"Pasokannya sekitar segitu 200 sampai 300 LPG setiap hari. Penjualan tetap ya selalu habis, LPG kan bahan pokok," kata Dhaniel.

Dirinya berharap pasokan LPG 3 kilogram lancar tidak sampai terlambat seperti saat natal dan tahun baru kemarin.

"Konsumen tidak apa-apa LPG naik asalkan barangnya ada, tidak langka," ia memungkasi.

Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK

Editor : Achmad S



Berita Terkait