Malam 1 Suro 2026, Ribuan Warga Diprediksi Saksikan Kirab Pusaka Mangkunegaran

Malam 1 Suro 2026, Ribuan Warga Diprediksi Saksikan Kirab Pusaka Mangkunegaran © mili.id

Mili.id – Tradisi sakral Kirab Pusaka Dalem Mangkunegaran kembali digelar pada Malam 1 Suro 2026 dan diprediksi menjadi magnet budaya yang menyedot perhatian ribuan warga serta wisatawan di Kota Solo, Jawa Tengah. Prosesi tahunan yang sarat nilai spiritual dan budaya itu akan berlangsung pada Selasa malam, 16 Juni 2026.

Kirab akan diberangkatkan dari kawasan Pamedan Istana Mangkunegaran sekitar pukul 20.30 WIB. Tradisi ini menjadi salah satu agenda budaya paling dinantikan karena menghadirkan suasana khidmat melalui ritual tapa bisu yang dijalankan seluruh peserta kirab.

Baca juga: Jadwal Malam 1 Suro Tahun 2025

Dalam prosesi tersebut, peserta berjalan kaki tanpa berbicara sepanjang perjalanan sebagai simbol pengendalian diri, introspeksi, serta upaya mendekatkan diri kepada Tuhan dalam menyambut Tahun Baru Jawa.

Berdasarkan informasi resmi dari Istana Mangkunegaran, rute kirab tahun ini diperkirakan masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Rombongan akan memulai perjalanan dari Gerbang Utama Pura Mangkunegaran di Jalan Ronggowarsito, lalu bergerak menuju Jalan Kartini.

Perjalanan dilanjutkan lurus ke arah utara sebelum berbelok menuju Jalan RM Said, kemudian melewati Jalan Teuku Umar dan masuk ke Koridor Ngarsopuro melalui Jalan Diponegoro.

Setelah melintasi kawasan Ngarsopuro, peserta kirab akan berjalan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi yang menjadi salah satu ikon Kota Solo. Rombongan kemudian kembali mengelilingi tembok Pura Mangkunegaran sebelum akhirnya masuk lagi ke kompleks istana melalui gerbang utama.

Baca juga: 6 Tempat Ritual Malam 1 Suro di Jatim

Rute tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena melewati sejumlah titik yang selalu dipadati masyarakat setiap Malam 1 Suro. Banyak warga rela datang sejak sore hari demi mendapatkan posisi terbaik untuk menyaksikan prosesi budaya yang penuh nuansa spiritual itu.

Koridor Ngarsopuro dan Jalan Slamet Riyadi sendiri bukan jalur baru dalam sejarah Kirab Pusaka Mangkunegaran. Jalur tersebut pernah digunakan pada masa pemerintahan Mangkunegara IX dan dinilai memiliki nilai historis yang erat dengan kawasan Istana Mangkunegaran.

Perluasan rute dilakukan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat sekaligus memberi kesempatan lebih luas bagi warga dan wisatawan menikmati tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun di Solo.

Baca juga: 3.000 Personel Gabungan Siap Amankan Suro Agung di Madiun

Sebelum kirab dimulai, sejumlah prosesi adat lebih dahulu dilaksanakan di lingkungan istana. Rangkaian acara meliputi Miyos Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Jumeneng Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara X hingga penyerahan pusaka dalem kepada Cucuk Lampah Kirab.

Tingginya antusiasme masyarakat membuat pengunjung diimbau datang lebih awal dan tetap menjaga ketertiban selama prosesi berlangsung. Penonton juga diminta menghormati suasana hening yang menjadi bagian penting dari ritual tapa bisu dalam Kirab Pusaka Dalem Mangkunegaran.

Tradisi Malam 1 Suro ini tidak hanya menjadi simbol pelestarian budaya Jawa, tetapi juga momentum refleksi diri yang terus dijaga keberlangsungannya oleh Pura Mangkunegaran dan masyarakat Solo.

Editor : Redaksi



Berita Terkait
© mili.id

Jadwal Malam 1 Suro Tahun 2025

© mili.id

6 Tempat Ritual Malam 1 Suro di Jatim