Sejumlah penyidik KPK saat datang geledah rumah Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor pada Rabu (31/1/2024) - (Rama Indra/Mili.id)
Sidoarjo - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi senyap di Pemkab Sidoarjo.
Dalam operasi senyap itu, KPK memeriksa 10 orang. Dari hasil pemeriksaan, satu di antaranya ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Kasubbag Umum Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo, SW.
Baca juga: Gedangan Juara Umum MTQ ke-32 Sidoarjo, Bupati Subandi Siapkan Dua Tiket Umrah untuk Para Juara
Untuk mendalami kasus pemotongan intensif dan penerimaan pajak di lingkungan Pemkab Sidoarjo itu, KPK berencana memeriksa Bupati Ahmad Muhdlor Ali dan Kepala BPPD Ari Suryono.
KPK bahkan telah kembali ke Pemkab Sidoarjo untuk melakukan penggeledahan, termasuk di rumah dinas Bupati Muhdlor pada Rabu (31/1/2024).
Berikut fakta-fakta di balik operasi senyap KPK di Pemkab Sidoarjo:
1. KPK Periksa 10 Orang dalam Operasi di Sidoarjo, Termasuk Beberapa ASN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 10 orang dalam operasi yang digelar di Sidoarjo.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri menyebut bahwa ada beberapa pihak yang diamankan di Sidoarjo.
"Dari informasi yang kami terima, proses pemeriksaan di sana, ada juga yang di sini," ujar Ali Fikri melalui siaran langsung Channel YouTube KPK, Jumat (26/1/2024) malam.
2. KPK Segel Kantor Badan Pelayanan Pajak Daerah Pemkab Sidoarjo
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel Kantor Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri menyebut bahwa dalam operasi di Pemkab Sidoarjo itu, KPK memeriksa 10 orang.
"Dari informasi yang kami terima, proses pemeriksaan di sana, ada juga yang di sini," ujar Ali Fikri melalui siaran langsung Channel YouTube KPK, Jumat (26/1/2024) malam.
3. OTT di Sidoarjo, KPK: Terkait Pemotongan Pembayaran Insentif dan Retribusi Daerah
KPK membenarkan telah melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Sidoarjo, Jumat (26/1/2024). Ada sekitar 10 orang yang diamankan dan diperiksa.
"Ada sekitar 10 orang. Ada yang diperiksa disana, ada pula yang diperiksa disini (Kantor KPK)," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Sabtu (27/1/2024).
Ali menambahkan, OTT itu dilakukan dari tindak lanjut laporan masyarakat ke lembaga antirasuah yang ditindaklanjuti oleh KPK.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Banding Putusan PTUN soal Tembok Mutiara Regency, Warga Siap Hadapi Proses Hukum
"Dugaan adanya pemotongan pembayaran insentif pajak dan retribusi daerah," tegas Ali saat dikonfirmasi.
4. KPK Tetapkan Kasubbag BPPD Pemkab Sidoarjo Tersangka
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kasubbag Umum Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo, SW sebagai tersangka, Senin (29/1/2024).
SW ditetapkan tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi berupa pemotongan dan penerimaan uang terhadap ASN di lingkungan BPPD Pemkab Sidoarjo.
"Tim penyidik menahan SW dalam 20 hari pertama per tanggal 26 Januari, sampai 14 Februari di Rutan KPK," jelas Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron dalam live YouTube KPK, Senin (29/1/2024) sore.
5. Rumah Dinas Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Digeledah KPK
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor usai upacara Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo, Rabu (31/1/2024).
Nampak penyidik datang dengan rompi bertuliskan KPK dikawal ketat oleh personel kepolisian bersenjata laras panjang datang sekitar pukul 10.00 WIB.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Genjot Pembebasan Lahan Flyover Gedangan Demi Urai Kemacetan
Sebelumnya, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali dan Kepala BPPD Sidoarjo Ari Suryono itu terendus KPK ikut terlibat dalam kasus rasuah dimaksud.
6. Geledah Rumah Dinas Bupati Sidoarjo, KPK Sita Uang Asing dan 3 Mobil
Penggeledahan rumah dinas Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor), hasilnya KPK menyita 3 mobil serta pecahan mata uang asing.
Penggeledahan dilakukan terkait kasus dugaan pemotongan dan penerimaan dana intensif jasa di lingkungan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo.
Juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan, hasil perkembangan kasus korupsi di Sidoarjo. Katanya, dari hasil penggeledahan KPK hari ini penyidik telah mengamankan beberapa barang bukti.
"Ditemukan serta diamankan bukti-bukti antara lain berupa berbagai dokumen dugaan pemotongan dana insentif, barang elektronik," terang Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Rabu (31/1/2024).
Editor : Narendra Bakrie
