Kedua belah pihak berseteru akhirnya dimediasi oleh Polsek Menganti. (Foto: Polsek Menganti for mili.id)
Gresik - Perkelahian petugas Koperasi Mekaar dan seorang warga di Gresik saat ditagih piutang, yang viral di media sosial, Rabu (3/4/24); berakhir damai.
Petugas koperasi bernama Arum dilempar wajan dan piring oleh Riska, warga asal Desa Sidowungu, hingga keningnya Arum itu berdarah.
Baca juga: DPR Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan di Bandung
Kedua belah pihak berseteru akhirnya dimediasi oleh Polsek Menganti. Kapolsek Iptu Roni Ismullah merinci, kejadian tersebut berawal saat Riska belum bisa melunasi angsurannya kepada Arum.
"Riska belum cukup uang untuk membayar terjadi cek cok mulut. Antara Riska dan Arum ini berujung saling pukul dan videonya tersebut viral," terang Roni saat dikonfirmasi mili.id, Kamis (4/4).
Baca juga: Haul ke-71 Habib Abu Bakar Assegaf Siap Digelar, Ratusan Ribu Jemaah Diprediksi Padati Gresik
Sehingga, lanjut Roni, petugas kepolisian segera menyelidiki kejadian tersebut. Katanya, kedua belah pihak dipanggil dan keduanya menyepakati surat kesepakatan bersama untuk menyelesaikan perkara.
"Kita melakukan langkah, memanggil para pihak beserta keluarganya dan saksi - saksi ke Polsek Menganti untuk berembuk musyawarah" jelasnya.
Dalam alur musyawarah itu, muncul kesepakatan antar kedua belah pihak. Di mana, kata Roni, keduanya komitmen menyelesaikan secara kekeluargaan.
"Lantaran Riska tidak bersedia membuat laporan. Dengan mendesak Arum membuat surat pernyataan dan dilihat oleh saksi saksi yang hadir akhirnya perkara tersebut sepakat. Selesai secara kekeluargaan," pungkas Roni.
Editor : Aris S
