Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa saat peluncuran inovasi Samsat Dulur di Samsat Surabaya Utara (Foto: Ist)
Surabaya - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim meluncurkan inovasi untuk mempermudah masyarakat dalam membayar pajak kendaraan dengan sistem jemput bola lewat Samsat Dugi Kelurahan (Samsat Dulur).
Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, inovasi ini diluncurkan pertama kali di Kantor Samsat Surabaya Utara, Selasa (4/6/2024).
Baca juga: Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Melalui Ruang Berkarya yang Setara di Dafam Pacific Caesar Surabaya
Peluncuran inovasi Samsat Dulur ini sekaligus menyambut Hari Bhayangkara Ke-78 tiap 1 Juli.
"Inovasi ini begitu luar biasa dan kreatif. Inovasi tidak perlu muluk-muluk, membuat sesuatu yang dulu belum ada sekarang menjadi ada. Sederhana saja, Samsat Dulur adalah salah satunya," terang Erik, Rabu (4/6/2024).
Menurut Erik, inovasi ini sebagai bentuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di Kota Surabaya, agar dapat membayar pajak lebih mudah. Sebab, pihaknya bakal berkeliling di tiap kelurahan yang ada di Surabaya.
"Nanti anggota akan langsung datang ke kelurahan bekerjasama dengan Babinsa, Babinkamtibmas untuk melakukan pembayaran pajak yang nantinya dapat meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) juga meningkatkan kepuasan terhadap layanan kepolisian di tiap-tiap kelurahan," tambahnya.
Erik menjelaskan, ada dua motor yang berada di Samsat Surabaya Utara yang menjadi percontohan, sebelum diterapkan ke daerah lain di Surabaya dan Jatim. Nantinya, itu berlanjut ke Samsat Surabaya Barat dan Samsat Surabaya Timur dan berkolaborasi dengan kelurahan setempat.
Kehadiran Samsat Dulur ini dirasa Erik dapat menjangkau daerah industri maupun wilayah yang terpantau minim pembayaran pajak. Berbeda dengan Mobil Samsat Keliling yang tidak bisa masuk area padat penduduk, penggunaan kendaraan roda dua dinilai lebih efektif.
Baca juga: Warga Soroti Aktivitas Tambang Diduga Belum Berizin di Blitar, Minta Aparat Lakukan Pemeriksaan
"Nanti akan diukur oleh teman-teman Bapenda, sejauh mana pencapaian targetnya. Jika ini dirasakan efektif ada kenaikan tentu saja nanti akan ditularkan ke seluruh wilayah Samsat di Jatim," lanjutnya.
Nantinya, Lurah dan Bhabinsa setempat akan memberikan informasi pada masyarakat yang ingin membayar pajak, hanya bermodal semangat gerak ke lokasi tanpa adanya registrasi online pada sebelumnya.
Sementara Kepala Bidang (Kabid) Pajak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim, Kresna Bimasakti mengapresiasi inovasi yang digagas Polda Jatim tersebut.
"Launching ini bukan hanya launching saja. Ada sinergitas dan koordinasi serta kekeluargaan. Hubungan antara tiga instansi antara Polda, Bapenda dan Jasa Raharja sangat erat," ungkapnya.
Baca juga: Eri Cahyadi Ancam Tutup Usaha Bandel Soal Pajak Dan Parkir
Motor Samsat Dulur Surabaya Utara menargetkan kelurahan padat penduduk yang memiliki tunggakan pajak cukup tinggi. Harapannya, dengan sistem jemput bola ini tunggakan pajak di masyarakat bisa mengecil.
"Kita akan beroperasi di sana, intinya memudahkan pelayanan kepada wajib pajak, dengan kemudahan tersebut, diharapkan tunggakan pajak lebih mengecil," terang Kresna.
Dia menjelaskan, saat ini capaian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Jatim cukup positif. Bahkan ia mengklaim Jatim merupakan satu-satunya provinsi yang taat pajak.
"Alhamdulillah Jatim ini satu-satunya provinsi yang wajib pajaknya lebih patuh dibandingkan yang lain," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
