Tangkapan layar kemacetan di Jalan Tunjungan Surabaya imbas konvoi pesilat siang bolong (Foto: Ist)
Surabaya - 13 oknum pesilat diamankan di Mapolrestabes Surabaya karena terlibat konvoi siang bolong dalam rangka pengesahan warga baru, Kamis (8/8/2024).
Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhi mengatakan, dari 13 pesilat itu, 8 di antaranya awalnya diamankan ke Polsek Sukomanunggal, sebelum dibawa ke mapolrestabes.
Baca juga: The Alana Surabaya Rayakan Anniversary Dengan Donor Darah Kemanusiaan
"Iya (8 pesilat) diamankan di Jalan Donowati. Kami sempat serahkan ke Polsek Sukomanunggal. (Konvoi dalam rangka) sah-sahan," ungkap Haryoko ketika dikonfirmasi mili.id melalui pesan singkat.
Selanjutnya, rombongan pesilat yang sempat dititipkan di Polsek Sukomanunggal itu dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk didata.
"Di polres jumlahnya sekarang ada 13, ini masih kami data lebih lanjut untuk dipanggil orangtuanya," beber Haryoko.
Baca juga: 832 Usaha di Surabaya Belum Kantongi Izin Parkir, Pemkot Percepat Penertiban
Informasi yang dihimpun mili.id, massa yang mengenakan atribut serba hitam itu berasal dari wilayah Sukolilo. Mereka konvoi ke tengah kota hingga sempat menutup Jalan Tunjungan.
Mereka mengibarkan bendera dengan sesekali menggeber-geber motornya. Kegiatan itu membuat arus lalu lintas terhambat dan mengganggu pengguna jalan lain.
Setelah melintas di Jalan Tunjungan, mereka kemudian menuju ke Jalan Embong Malang, dan sempat menutup jalan protokol itu. Polisi yang turun tangan membuat mereka memisahkan diri menjadi dua kelompok.
Baca juga: Pemkot Surabaya Perketat Penertiban Parkir Usaha, Area Tanpa Izin Disegel
Informasi terbaru, jumlah oknum pesilat yang diamankan dimungkinkan akan bertambah, karena polisi masih terus melakukan penindakan.
Editor : Narendra Bakrie
