RSU Abdoer Rachem Situbondo (Foto: Dok. mili.id)
Situbondo - Tiga dokter spesialis di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Abdoer Rahem Situbondo mengundurkan diri.
Direktur RSU Abdoer Rachem Situbondo, dr. Hj. Roekmy Prabarini Ario membenarkan bahwa tiga dokter spesialis itu mundur dengan alasan berbeda.
Baca juga: Komitmen Bersih Narkoba, Kapolres Situbondo Jalani Tes Urine bersama PJU dan Kapolsek Jajaran
"Mundurnya tiga dokter spesialis itu tidak ada hubungannya dengan masalah honor yang belum dibayar, karena pembayarannya mengunakan BLUD," ujar dr Roekmy, Jumat (9/8/2024).
Menurutnya, tidak dokter yang mundur itu adalah spesialis obsyn, anestesis dan mata. Meski demikian, pengunduran diri tiga dokter spesialis tidak mempengaruhi pelayanan kesehatan RSU Situbondo.
"Mengingat di RSU masih banyak dokter spesialis," tegasnya.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
Roekmy menjelaskan, mereka memiliki alasan sendiri sendiri dan tidak ada kaitannya dengan rumah sakit. Salah satunya beralasan karena anaknya sekolah di Surabaya dan ingin punya waktu untuk anaknya.
"Jadi dokter oksyn itu hanya membatasi praktek di dua tempat," ungkapnya.
Roekmy menjelaskan, khusus untuk dokter anestesi, dia mundur karena dibutuhkan RS Elizabeth, mengingat dia menjadi dokter tetap di RS swasta tersebut.
Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel
"Selain itu, dokter mata itu juga diminta bapaknya membantu ayahnya di RS Elizabeth. Jadi tidak ada kaitanya dengan gaji dan jasa," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
