Wisata Menarik dan Terjangkau di 35 Kampung Tematik Surabaya

Wisata Menarik dan Terjangkau di 35 Kampung Tematik Surabaya © mili.id

Wethan Wonderland Banjarsugihan Surabaya menghadirkan 6 kampung tematik (Foto: Pemkot Surabaya)

Surabaya - 35 kampung tematik di Surabaya terus dikembangkan, untuk ditawarkan sebagai destinasi yang menarik dan terjangkau.

Di antara 35 kampung tematik di Surabaya, ada Wethan Wonderland Banjarsugihan. Di sini, menghadirkan 6 kampung tematik dengan konsep akulturasi budaya lokal dan mancanegara.

Baca juga: Eri Cahyadi Tegas Berantas Dugaan Pungli di SWK Kalijudan, Perintahkan Pengembalian Seluruh Uang Pedagang

Wisatawan dapat mengunjungi 6 kampung tematik yang berada di area RW 1 Kelurahan Banjarsugihan, Kecamatan Tandes ini.

Di antaranya Kampung Terajana (Teras Jawa-China), Kampung Jawara (Jawa-Eropa), Kampung Joker (Jowo-Korea), Kampung Adinda (Apache-Indian-Dayak), Kampung Nostalgia, dan Kampung Jelita (Jepang Bali).

Pemkot Surabaya bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) terus berupaya menggembangkan kampung tematik di Kota Pahlawan.

Hingga saat ini, 35 kampung tematik tumbuh dengan mengenalkan potensi lokal, budaya, sejarah, dan kreativitas warga. Kampung tematik bakal ditawarkan menjadi wisata menarik dan terjangkau bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan, berdasarkan arahan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bahwa Kota Pahlawan tidak hanya fokus sebagai kota bisnis, jasa dan perdagangan, tetapi juga menjadi jujukan pariwisata.

"Dalam rangka pemerataan, wisata di perkampungan juga terus dikembangkan. Bagaimana wilayah di setiap kelurahan memiliki kampung tematik. Sehingga ketika Surabaya menjadi jujugan, sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) ada satu paket yang melekat," jelas Irvan, Jumat (13/9/2024).

Wethan Wonderland Banjarsugihan Surabaya menghadirkan 6 kampung tematik (Foto: Pemkot Surabaya)Wethan Wonderland Banjarsugihan Surabaya menghadirkan 6 kampung tematik (Foto: Pemkot Surabaya)

Irvan menyebut, 35 kampung tematik di Surabaya, memiliki karakter masing-masing. Tentunya dengan melibatkan UMKM setempat untuk menggerakkan roda perekonomian di wilayah tersebut.

"Seperti di Wethan Wonderland memiliki beberapa kampung tematik, ada akulturasi kebudayaan luar negeri dan nuansa lokal. Kampung kreatif ini akan kita perbanyak, karena ada nilai-nilai budaya yang harus kita pertahankan di kampung tematik," ungkapnya.

Dengan demikian, ia berharap Wethan Wonderland Banjarsugihan yang memiliki 6 kampung tematik dapat menjadi destinasi wisata. Sebab, tersedia banyak pilihan kampung tematik. Harapannya, Wethan Wonderland Banjarsugihan Surabaya bisa menarik minat wisatawan mancanegara.

"Karena kampung tematik ini adalah hasil kreativitas warga, pemerintah hanya memfasilitasi dan mendorong. Seperti kampung ini, ketika warga sudah berkreasi, kami menggandengkan perusahan agar kampung tematik bisa berkelanjutan. Jadi butuh didampingi pemerintah, swasta, media, maupun akademisi khususnya di sektor wisata," tuturnya.

Irvan membeberkan kesiapan Wethan Wonderland Banjarsugihan. Baginya, kampung tematik di sini sangat menarik karena memiliki paket wisata yang lengkap.

Baca juga: Drainase Tersumbat Kabel Misterius, Rumah Warga Terancam Banjir Saat Musim Hujan

Mulai dari armada kendaraan untuk mengantar rombongan wisatawan, menawarkan menu kudapan khas Surabaya, serta penyewaan kostum di tiap kampung tematik, hingga menyediakan merchandise.

"Wisata jadi tidak membosankan, pemantiknya adalah Kampung Jepang lalu warga mengembangkan. Harapannya tidak berhenti di sini saja, nanti dengan Disbudporapar Surabaya juga akan dimasukkan dalam paket wisata," bebernya.

Adanya kampung tematik ini juga selaras dengan pengembangan konsep compact city di kawasan Surabaya barat. Salah satunya menyediakan kawasan hiburan menarik dan terjangkau.

"Wisatawan bisa melihat melalui website Kelurahan Cantik, di sana bisa dilihat potensi masing-masing kelurahan. Ini juga digabungkan dengan konsep compact city, bagaimana ketika warga butuh hiburan, tidak harus pergi jauh-jauh," terangnya.

Sementara Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Farah Andita Ramdhani mengatakan bahwa kampung tematik ini bagian dari CBT (Community-Based Tourism), yakni pariwisata berbasis masyarakat.

"Pokdarwis sudah terbentuk dan SK sudah dikeluarkan Disbudporapar, ke depannya akan kita libatkan mereka di forum komunikasi pengelola objek wisata. Selanjutnya kita akan identifikasi kebutuhan untuk pengembangan kampung, karena di sini sudah cukup setel," terang Farah.

Farah menambahkan, bersama Bappeda Litbang Kota Surabaya akan menghubungkan kampung tematik di Surabaya dengan perusahan. Dan tentunya kampung-kampung tematik ini akan dipromosikan, bukan hanya melalui chanel Pemkot Surabaya tetapi juga dipromosikan melalui tour operator.

Baca juga: Gerindra Pasang Badan Bela Penolakan Warga Tolak Spiritshaus Surabaya

"CBT kuncinya pada sosok di kampung itu yang menjadi leader, kita melihat di sini (Wethan Wonderland). Kami melihat di sini saling mendukung, yakni menyatukan semuanya sehingga bisa sustainable lebih lama," imbuhnya.

Camat Tandes Kota Surabaya, Febriadhitya Prajatara menyampaikan bahwa dalam menjaga keberlanjutan, kampung tematik tidak hanya berfokus pada sektor pariwisata saja, tetapi juga di sektor kesehatan, lingkungan, dan perekonomian.

"Diawali dengan Kampung Jepang-Bali yang kemudian menggugah warga kampung lainnya menciptakan kampung tematik. Karena ada nilai ekonomi, kami juga mendukung dengan memberikan beberapa ide dan inspirasi ke RT lain," tutur Febri.

Febri mengaku, saat ini pihaknya tengah menyusun sejumlah paket wisata, beserta tour guide yang akan dikelola oleh masyarakat. Bahkan, Bappeda Litbang telah memberikan edukasi mengenai upaya pengembangan ekonomi sirkuler kepada masyarakat.

"Kami berusaha untuk memfasilitasi para wisatawan," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait