Trowulan Mojokerto Jadi Pengembangan Promosi Eco Heritage Tour Package

Trowulan Mojokerto Jadi Pengembangan Promosi Eco Heritage Tour Package © mili.id

Kawasan Trowulan Jadi Pengembangan Promosi Eco-Heritage Tour Package. (Istimewa)

Mojokerto - Malam purnama di Desa Trowulan terasa sedikit berbeda. Yah, kali ini berbagai seni budaya digelar di Dusun Unggahan, mulai dari tari jaranan dor, tari mayang rontek, puisi, sastra, teatrikal dan Jagongan.

Alhasil, kegiatan yang dilaksanakan sejak 19 hingga 20 September 2024 ini menyedot animo masyarakat sekitar maupun luar untuk menikmati pagelaran seni budaya di halaman maupun jalan poros timur kolam Segaran yang begitu kental.

Ini merupakan rangkaian kegiatan yang bertajuk "Purnama dalam Kebhinekaan”, hasil kerjasama pengabdian masyarakat antara Universitas Airlangga dan Pokdarwis Ladewa, Desa Trowulan ditahun yang kedua.

Dihadiri langsung Tim Unair, yakni Sri Endah Kinasih, Nuruddin, dan Aji Akbar Firdaus. Hadir pula sebagai narasumber Ina Veronika Ginting dari Politeknik Pariwisata NHI Bandung, dan Didik Hermawan dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur.

"Pengabdian kepada masyarakat yang dikemas dengan topik Pengembangan Promosi Eco-Heritage Tour Package melalui Pemasaran Virtual di Kawasan Situs Trowulan Kabupaten Mojokerto untuk penguatan kawasan pariwisata berkelanjutan dikemas dengan kolaborasi banyak pihak," ujar Didik Hermawan dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur.

Baca juga: BPBD Mojokerto Mulai Distribusi Air Bersih ke Tiga Desa Terdampak Kemarau, Layani 2.776 KK

Kawasan Trowulan Jadi Pengembangan Promosi Eco-Heritage Tour PackageKawasan Trowulan Jadi Pengembangan Promosi Eco-Heritage Tour Package

Didik menambahkan, dengan kegiatan ini terdapat aspirasi dari banyak peserta agar terjadi sinergitas yang lebih kuat antar lembaga seperti Universitas Airlangga, BPK Wilayah XI, Pemerintah, dan Organisasi Masyarakat.

"Tentunya dalam menguatkan identitas kebudayaan Majapahit khususnya di wilayah Trowulan sebagai epicentrum kerajaan Majapahit," bebernya.

Terpisah Ketua Pokdarwis Ladewa, Angga menambahkan, selama ini Universitas Airlangga telah secara konsisten mendukung pengembangan budaya dan kepariwisataan yang ada di Trowulan.

Ia pun berharap kedepan kerjasama pengembangan budaya kepariwisataan ini akan terus berlanjut."Dan harapannya kedepan kerjasama terus berlanjut," imbuh Angga. 

Pagelaran Purnama Dalam Kebhinekaan dihadiri kalangan remaja dari SMK Negeri 1 Trowulan, budayawan, seniman, dan tokoh-tokoh masyarakat yang cinta terhadap Pariwisata dan kebudayaan Majapahit.

Pada kesempatan yang sama juga ada peresmian Sanggar Satrya Anthawulan, sebagai media penguatan objek pemajuan kebudayaan Majapahit untuk generasi muda yang ada di Desa Trowulan. 

Baca juga: CKG Kota Mojokerto Capai 71,5 Persen, Pemkot Kejar Cakupan 100 Persen pada Oktober

Editor : Achmad S



Berita Terkait