Viral, Pemotor di Mojokerto Bawa Anak Kecil Terobos Razia Polisi

Viral, Pemotor di Mojokerto Bawa Anak Kecil Terobos Razia Polisi © mili.id

Aksi pemotor pria tanpa mengenakan helm yang membonceng seorang anak kecil dan wanita saat menerobos razia polisi yang digelar di Simpang Empat Panjer, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Foto: Tangkapan layar.

Mojokerto - Viral video berdurasi 18 detik berisikan pengendara motor tanpa helm yang membonceng anak kecil dan wanita mencoba menghindari polisi yang sedang menggelar razia di salah satu akun group facebook.

Belakangan diketahui, lokasi itu di simpang empat Panjer, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: Residivis Curanmor Ditangkap Saat Berburu Target, Polisi Ungkap Empat Lokasi Aksi Pelaku

Dalam video yang direkam warga itu, pria yang belum diketahui identitasnya ini tak hanya menerobos razia.

Tapi juga sempat berteriak dan menantang petugas dengan mengacungkan tangan sembari mengendarai motor matic warna merah.

Salah satu warga sekitar di lokasi, Hamzah menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Senin (21/10/2024) kemarin sore.

"Kejadiannya Senin kemarin, memang sore ada razia," ucapnya, Rabu (23/10/2024).

Saat itu, lanjut Hamzah, anggota Satlantas Polres Mojokerto sedang menggelar razia kelengkapan dalam berkendara di lokasi kejadian.

Baca juga: Kapolres Mojokerto Kota Ajak Ojol, PKL dan Tukang Becak Jadi Mitra Menjaga Kondusivitas Kota

"Gak pakai helm langsung kabur, nggak tahu anak mana, boncengan sama istrinya," imbuhnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Hariyazie membenarkan adanya kejadian viral tersebut, saat itu anggotanya melaksanakan kegiatan Operasi Zebra Semeru 2024 dan mendapati beberapa pengendara tidak menggunakan helm.

"Namun karena pengendara itu melihat ada polisi akhirnya mencoba untuk kabur," ujarnya.

Baca juga: Polres Mojokerto Kota Antisipasi Dini Peredaran Vape Narkoba, Gandeng Vape Store hingga Sekolah

Azie menyebutkan, meski pria berboncengan dengan anak kecil dan wanita itu lolos razia, pihaknya tidak melakukan pengejaran langsung.

Lantaran, lebih mengutamakan keselamatan terhadap pengendara maupun petugas yang bertugas.

"Itu pun tidak kita kejar, dengan alasan kami lebih mengutamakan keselamatan terhadap pengendara dan termasuk keselamatan anggota kami," tandasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait