Tri Rismaharini (dok/mili.id)
Surabaya - Tim pemenangan dari pasangan calon gubernur Jawa Timur nomor urut 03, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) mengklaim bahwa unggul dengan perolehan suara terbanyak dibanding paslon Khofifah-Emil, dan Luluk- Lukman.
"Pasangan Risma-Gus Hans ini mendapatkan 48 persen suara, Khofifah-Emil 43 persen. Kemudian Luluk-Lukman sisanya, yang bersumber dari hasil analisa quick count mandiri," sebut Ketua Tim Pemenangan Paslon Risma-Gus Hans, KH Imam Buchori Cholil, Kamis (28/11/2024).
Menurut Imam, survei quick count secara mandiri ini melibatkan sample sebanyak 800 TPS di wilayah Jawa Timur, tersebar di 38 kabupaten/ kota.
"Materi yang kita kumpulkan ini dari para relawan di seluruh kabupaten di beberapa sampel TPS, itu memfoto C plano dan dari perhitungan kita secara internal, quick count kita ini masih unggul 5 persen," jelasnya.
Keunggulan suara Risma-Gus Hans berpotensi akan makin tebal, hal ini melihat data terakhir pada Rabu (27/11/2024) malam baru terserap 70 persen suara masuk, serta angkanya ini masih akan terus bertambah.
"Dari quick count yang sudah masuk ke kita sekitar hampir 70 persen dari 800 TPS. Kita saat ini masih unggul di angka 5 persen," beber Imam.
Baca juga: Drainase Tersumbat Kabel Misterius, Rumah Warga Terancam Banjir Saat Musim Hujan
Ia menegaskan bahwa keunggulan Risma-Gus Hans di quick count versi tim internal ini barulah awal. Dan proses ini akan terus mereka kawal hingga berlanjut pada tahapan real count.
"Real count ini yang nanti akan dikumpulkan oleh para saksi melalui partai pengusung. Nah ini nanti yang akan kita cermati dan pelajari," katanya.
"Tentu kita optimis sampai proses ini benar-benar berakhir. Setidaknya dari perhitungan real count nanti, baru kita bersama akan memberikan tanggapan update terbaru," jelas Imam.
Baca juga: Gerindra Pasang Badan Bela Penolakan Warga Tolak Spiritshaus Surabaya
Dari situ, pihaknya menegaskan bahwa hasil quick count dari tim internalnya ini, bukan menyangkal hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, yang menyebutkan Khofifah-Emil unggul.
"Jadi kata menyangkal itu tidak tepat sebetulnya. Sebenarnya kita tidak menyangkal. Kita menyampaikan bahwa kita punya quick count ini sendiri dengan metode yang tadi kita sampaikan," pungkas Imam.
Editor : Aris S
