Octavianus Stevie Lianto. (Dok. Stevie).
Surabaya, mili.id - Octavianus Stevie Lianto atau yang akrab disapa Stevie telah membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk menciptakan perubahan besar.
Pemuda 26 tahun asal Surabaya itu kini sukses menjadi bos properti hingga perhotelan.
Stevie merupakan pendiri dan penggerak Stay.vie Living. Ia kini telah mengelola lebih dari 300 kamar di Surabaya dan Jakarta dengan pendekatan independen yang berani.
Dalam industri yang sering kali didominasi oleh manajemen properti besar, Stevie tampil berbeda, membawa visi kuat yang merefleksikan dedikasi dan kreativitas generasi muda.
Stay.vie Living bukan sekadar jaringan hotel atau kos. Dengan konsep coliving yang inovatif, properti-properti ini menawarkan lebih dari sekadar tempat tinggal mereka menciptakan pengalaman hidup yang unik, komunitas yang dinamis, dan gaya hidup modern yang relevan dengan kebutuhan generasi sekarang.
Visi Stevie tentang Stay.vie Living dimulai dari pemahaman mendalam tentang pasar dan gaya hidup masyarakat urban.
Di Kota Surabaya, Stay.vie Living hadir dengan berbagai properti unggulan seperti Stay.vie Dinoyo Prime Hotel & Coliving, sebuah properti modern yang tidak hanya menawarkan pengalaman hotel premium tetapi juga opsi long-stay bagi pelanggan yang mencari kenyamanan dalam jangka waktu lebih lama.
Ada pula Stay.vie Coliving Mulyosari Menzzanine yang dirancang khusus untuk pria generasi muda dengan fasilitas yang mendukung produktivitas dan komunitas.
Untuk perempuan, Stay.vie Coliving Mulyosari Womenzzanine menawarkan lingkungan yang aman dan nyaman dengan desain modern untuk wanita.
Di Pantai Mentari, Stay.vie Living menghadirkan properti yang memadukan suasana pantai dengan gaya hidup aktif, seperti Ocean Hub Her Residence dan His Homestead.
Selain itu, ada Stay.vie Coliving Bhaskara Panozzanine VIP yang memberikan pengalaman eksklusif dengan fasilitas premium, dan Stay.vie Coliving Pantai Mentari Peak, pilihan ideal untuk pelanggan yang ingin tinggal lebih lama di lingkungan komunitas yang dinamis dengan konsep rumah.
Untuk di Jakarta, Stay.vie Coliving East Jakarta Prime Place menjadi solusi hunian modern yang memenuhi kebutuhan kenyamanan dan estetika.
Meski awalnya belum dikenal, kini Stay.vie Living telah mendapatkan reputasi yang kuat dalam waktu singkat. Properti-propertinya mendapatkan ulasan positif di berbagai platform online travel agent seperti Agoda dan Traveloka.
Lebih dari itu, Stay.vie Living menjadi perbincangan hangat di media sosial seperti Instagram, Tiktok, dan X (Twitter), membuktikan bahwa konsep ini berhasil menjawab kebutuhan pelanggan dengan baik.
"Tahun lalu, nama Stay.vie Living hampir tidak dikenal. Kini, kami telah menjadi pilihan utama untuk hotel dan coliving di Surabaya," kata Stevie, Senin (20/1/2025).
Keberhasilan ini tidak lepas dari filosofi hidup yang dipegang Stevie, yakni "Never Waste Your Time". Yang mana di usia 20-an, Stevie bertekad untuk menjalani hidup yang produktif tanpa melupakan kesenangan.
Ia percaya bahwa keseimbangan antara kerja keras dan kesenangan hidup, atau work-life balance, adalah kunci untuk memahami kebutuhan pasar dan menciptakan solusi yang relevan.
"Di usia muda, penting untuk menikmati hidup tanpa kehilangan fokus pada tujuan besar," ungkapnya.
Filosofi ini tercermin dalam gaya kepemimpinan Stevie. Ia selalu mendengarkan pelanggan dengan seksama, memastikan bahwa setiap masukan atau keluhan menjadi dasar untuk inovasi dan perbaikan.
"Setiap keluhan adalah pelajaran. Mendengarkan adalah kunci untuk memahami apa yang benar-benar diinginkan pelanggan," tuturnya.
Stevie juga membangun tim yang terdiri dari individu muda generasi Z, menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif tanpa hierarki kaku.
"Kami bekerja sebagai tim, saling mendukung, dan belajar satu sama lain tanpa batasan senioritas," jelasnya.
Pendekatan Stevie yang berprinsip "slowly but sure" juga menjadi elemen penting dari kesuksesan Stay.vie Living. Berbeda dengan tren sukses instan, Stevie memilih pertumbuhan bertahap yang berkelanjutan.
Ia sering belajar dari pelaku bisnis yang lebih senior, menyerap pengalaman dan kebijaksanaan mereka.
"Dari mereka, saya belajar bahwa kesuksesan yang langgeng membutuhkan waktu dan kesabaran," tambahnya.
Stevie memulai perjalanannya dari dasar. Tanpa pengalaman besar di industri perhotelan, ia terjun langsung ke lapangan untuk memahami kebutuhan pelanggan.
Pengalaman langsung ini memberinya wawasan berharga yang menjadi pondasi pengembangan Stay.vie Living.
Didukung oleh latar belakang akademis yang kuat, cum laude dari UK Petra di bidang Akuntansi Pajak dan summa cum laude dari Universitas Ubaya di bidang hukum, Stevie memadukan pemikiran kritis dengan inovasi praktis untuk membawa Stay.vie Living menjadi salah satu jaringan properti terkemuka di Indonesia.
Kini, Stevie memiliki visi besar untuk masa depan Stay.vie Living. Tidak hanya berhenti di Surabaya dan Jakarta, ia berencana untuk memperluas jaringan properti ini ke kota-kota lain di Indonesia.
Dengan konsep yang mengutamakan komunitas, kenyamanan, dan estetika, Stevie yakin bahwa Stay.vie Living dapat menjadi solusi hunian modern bagi generasi muda di seluruh Indonesia.
"Saya ingin Stay.vie Living menjadi tempat di mana pelanggan merasa dihargai, terinspirasi, dan nyaman. Masa depan kami adalah tentang menciptakan ruang bagi generasi muda untuk hidup, belajar, dan tumbuh," ujarnya.
Melalui kepemimpinan yang visioner dan dedikasi yang kuat, Stevie telah membuktikan bahwa generasi muda mampu membawa perubahan nyata di industri yang kompetitif.
"Stay.vie Living adalah simbol dari inovasi dan kerja keras, serta bukti bahwa dengan mimpi besar dan usaha yang konsisten, tidak ada yang tidak mungkin," pungkasnya.
Baca juga: Eri Cahyadi Ancam Tutup Usaha Bandel Soal Pajak Dan Parkir
Editor : Achmad S
