Ilustrasi patroli petugas gabungan dari Pemkot Surabaya/IST
Surabaya, mili.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bakal memanggil pengelola hotel, buntut adanya pesta gay di Midtown Residence Ngagel.
Eri Cahyadi menegaskan kegiatan tersebut melanggar norma agama dan hukum. Oleh sebab itu, ia mendukung penuh proses hukum yang saat ini ditangani Polrestabes Surabaya.
Baca juga: Hasil Pertemuan Walikota Surabaya dengan Manajemen Hotel, Buntut Pesta Gay di Midtown
"Jelas yang pertama ini melanggar syariat, agama apapun melarang. Kedua, dasar hukum apapun di negara ini, perbuatan tersebut dilarang. Maka harus kita lawan dan kita harus menjaga Surabaya bersama-sama," tegas Eri Cahyadi dikutip Kamis (23/10/2025).
Eri Cahyadi juga telah menginstruksikan Satpol PP Kota Surabaya untuk lebih aktif melakukan patroli pencegahan. Satpol PP, kata dia, punya tim khusus yang rutin berpatroli bersama kepolisian.
"Kita akan kuatkan Satpol PP, meningkatkan patroli bersama jajaran Polrestabes Surabaya. Tapi yang paling penting adalah pengawasan secara menyeluruh, maka pengawasan ini akan lebih kuat dan cepat jika ada keterlibatan aktif dari masyarakat untuk melapor kepada pemkot maupun kepolisian," imbuhnya.
Sebagai langkah pencegahan, Eri Cahyadi juga segera memanggil pengelola hotel, penginapan, dan apartemen yang ada di Surabaya. Mereka akan dikumpulkan untuk memperkuat komitmen bersama agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Baca juga: Polisi Periksa Pihak Hotel Midtown Surabaya dalam Kasus Pesta Gay
"Kita buat pakta integritas untuk memperkuat pengawasan, karena Surabaya ini memang tidak lepas dari pelayanan jasa, maka kita perlu membuat komitmen dengan seluruh pemilik hotel. Kita akan datangi, lalu kita kumpulkan seluruh pemilik hotel. Semuanya, termasuk apartemen," terang Eri Cahyadi.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi/IST
"Saya akan meminta untuk sama-sama memperkuat pengawasan. Kan nggak mungkin dalam satu kamar ada orang keluar masuk lebih dari tiga orang. Maka nanti akan kita buat semacam pakta integritas untuk menjaga keamanan," lanjutnya.
Baca juga: Kok Bisa Pesta Gay di Hotel Midtown Digelar 7 Kali Tidak Tahu? Ini Dalih Manajemen
Eri Cahyadi juga menyinggung soal pentingnya edukasi untuk anak-anak muda agar tidak terjerumus ke tindakan-tindakan yang melanggar norma. Pemkot Surabaya akan memaksimalkan Kampung Pancasila. Warga, terutama orang tua akan diberi pemahaman untuk sama-sama menjaga anak-anaknya.
Pemkot Surabaya juga akan menyasar ke sekolah-sekolah. Semua pihak akan diajak untuk bersama-sama menjaga diri dalam pergaulan.
"Untuk yang SMA nanti kita akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Jatim. Intinya, kita jaga Surabaya bersama-sama," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
