Sampah Menggunung di Pantai Kuta, Aksi Buang Diam-Diam Bikin Resah

Sampah Menggunung di Pantai Kuta, Aksi Buang Diam-Diam Bikin Resah © mili.id

Pantai Kuta kembali tercoreng. Tumpukan sampah yang menggunung di salah satu destinasi wisata paling ikonik di Bali itu memicu kekhawatiran serius, baik bagi warga lokal maupun pelaku pariwisata.

Mili.id - Pantai Kuta kembali tercoreng. Tumpukan sampah yang menggunung di salah satu destinasi wisata paling ikonik di Bali itu memicu kekhawatiran serius, baik bagi warga lokal maupun pelaku pariwisata.

Dilansir dari Detik, Berdasarkan pantauan di lapangan, sampah terlihat menumpuk di area depan hotel sekitar pantai. Jenisnya beragam, mulai dari plastik, sisa makanan, hingga sampah organik seperti kayu dan kelapa. Diduga kuat, tumpukan ini berasal dari ulah oknum yang sengaja membuang sampah secara diam-diam di lokasi tersebut hingga akhirnya menumpuk dan sulit dikendalikan.

Baca juga: WN Turki Diduga Ugal-ugalan di Badung, Tabrak Lima Kendaraan dan Lukai Tujuh Orang

Bendesa Adat Kuta, I Komang Alit Ardana, mengungkapkan bahwa sebagian besar sampah tersebut bukan berasal dari aktivitas wisata di pantai, melainkan dari luar kawasan yang dibuang secara sembunyi-sembunyi tanpa proses pemilahan.

Kondisi ini membuat petugas kebersihan kewalahan. Selain keterbatasan pengawasan, jumlah armada pengangkut sampah yang terbatas juga memperlambat proses pembersihan, sehingga sampah terus menumpuk dari hari ke hari.

Baca juga: Lima Terpidana Korupsi Kembalikan Kerugian Negara Rp3,01 Miliar di Blitar

Dampak yang ditimbulkan pun mulai terasa. Tumpukan sampah memicu munculnya lalat dalam jumlah besar yang berpotensi mengganggu kenyamanan wisatawan dan tamu hotel di sekitar pantai. Bahkan, pihak hotel terpaksa melakukan penyemprotan khusus untuk mengatasi serbuan lalat tersebut.

Sebagai langkah penanganan, pengelola setempat berencana memperketat pengawasan dengan pemasangan CCTV di titik rawan pembuangan sampah. Tak hanya itu, sanksi tegas juga disiapkan bagi pelaku pembuangan ilegal, mulai dari kewajiban membersihkan area hingga denda yang nilainya bisa mencapai jutaan rupiah.

Baca juga: Tingkatkan Standar Keamanan Pariwisata Bali, Korsabhara Baharkam Polri Gelar Klarifikasi Risk Assessment di Sejumlah Hotel Berbintang

Kasus ini menjadi pengingat bahwa masalah sampah di Bali bukan hanya soal pengelolaan, tetapi juga kesadaran masyarakat. Jika kebiasaan membuang sampah sembarangan terus berlanjut, citra pariwisata Bali—khususnya Pantai Kuta—bisa terancam di mata dunia.

Editor : Redaksi



Berita Terkait