Cabai merah keriting melonjak Rp2.604 per kilogram atau sekitar 5,83 persen menjadi Rp47.247 per kilogram.
Mili.id - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Jawa Timur kembali mengalami perubahan pada Senin (25/5/2026). Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, kenaikan harga terjadi pada elpiji 3 kilogram, bawang merah, cabai merah keriting, cabai merah besar, dan telur ayam ras.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai merah keriting yang melonjak Rp2.604 per kilogram atau sekitar 5,83 persen menjadi Rp47.247 per kilogram. Cabai merah besar juga naik Rp2.202 menjadi Rp50.180 per kilogram.
Baca juga: Harga Sembako di Jawa Timur Bergerak Dinamis, LPG dan Minyak Naik, Cabai hingga Daging Ayam Turun
Sementara itu, harga bawang merah tercatat naik menjadi Rp42.284 per kilogram, sedangkan gas elpiji 3 kilogram kini berada di angka Rp20.004 per tabung. Telur ayam ras ikut mengalami kenaikan tipis menjadi Rp25.798 per kilogram.
Di tengah kenaikan sejumlah komoditas, beberapa bahan pangan lainnya justru mengalami penurunan harga. Bawang putih turun menjadi Rp27.137 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah kini berada di angka Rp71.276 per kilogram setelah turun sekitar 2,49 persen.
Harga daging ayam ras tercatat turun menjadi Rp33.802 per kilogram, sementara daging ayam kampung menjadi Rp69.397 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada harga daging sapi paha belakang yang kini dijual rata-rata Rp123.583 per kilogram.
Baca juga: Harga Sembako di Jawa Timur Fluktuatif, Minyak Goreng dan Cabai Naik, Telur Kampung Turun
Untuk komoditas minyak goreng, minyak goreng kemasan sederhana turun menjadi Rp18.221 per liter. Adapun harga minyak goreng curah berada di angka Rp20.525 per liter, sedangkan Minyakita dijual rata-rata Rp16.349 per liter.
Harga beras premium di Jawa Timur saat ini tercatat Rp14.908 per kilogram, sedangkan beras medium berada di angka Rp12.876 per kilogram. Gula kristal putih dijual rata-rata Rp17.193 per kilogram.
Baca juga: Harga Sembako di Jawa Timur Stabil, Cabai Masih Fluktuatif
Fluktuasi harga bahan pokok dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari perubahan cuaca, distribusi barang, biaya produksi, hingga kondisi ekonomi dan kebijakan pemerintah. Cuaca ekstrem yang memengaruhi hasil panen serta gangguan distribusi menjadi salah satu penyebab utama naik turunnya harga pangan di pasaran.
Perbedaan harga juga masih dimungkinkan terjadi di setiap daerah dan pasar tradisional, mengingat data tersebut merupakan rata-rata harga sembako di Jawa Timur per Senin pagi pukul 08.50 WIB.
Editor : Redaksi
