Jawa Tengah

Posyandu 6 SPM Tembalang Tembus Dua Kelurahan, Moms Udah Tahu Apa Saja Pelayanannya?

Posyandu 6 SPM Tembalang Tembus Dua Kelurahan, Moms Udah Tahu Apa Saja Pelayanannya? © mili.id

Ilustrasi Posyandu melayani kesehatan dan lima aspek pelayanan lain.

Mili.id, Semarang –Dua keluarahan di Kecamatan Tembalang baru memperoleh pelayanan Posyandu 6 SPM.

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yakni salahsatunya Kelurahan Mangunharjo yang baru mulai menerapkan layanan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Baca juga: Polresta Malang Kota Memupuk Sinergitas dan Berikan Layanan Kesehatan Gratis ke Supeltas Binaan

Enam bidang pelayanan tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan sosial.

Salah satunya adalah Posyandu Rajawali RW 04 yang resmi meluncurkan layanan 6 SPM pada Selasa (16/6/2026).

Usai diluncurkan, masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari balita hingga lansia, tampak berbondong-bondong mendatangi Posyandu 6 SPM Rajawali untuk memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia.

Masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan untuk balita dan lansia, serta kegiatan pembelajaran untuk anak usia dini.

Kepala UPTD Puskesmas Rowosari, drg. Nugraheni Panca Indiriyawati, menjelaskan perbedaan antara Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) dan Posyandu 6 SPM.

Menurutnya, Posyandu ILP memberikan layanan kesehatan yang mencakup seluruh siklus kehidupan manusia, mulai dari bayi hingga lansia, sehingga tidak hanya berfokus pada ibu hamil dan balita.

“Sedangkan Posyandu 6 SPM tidak hanya mencakup bidang kesehatan, tetapi juga pendidikan, keamanan dan ketertiban, perumahan, serta sosial. Cakupannya lebih luas dan melibatkan lebih banyak kader serta masyarakat. Di Posyandu Rajawali ini, seluruh bidang dan kader terlibat aktif sehingga penanganan tidak hanya berfokus pada masalah kesehatan saja,” ujar Nugraheni, Selasa pagi.

Nugraheni menuturkan, penerapan Posyandu 6 SPM bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi tidak hanya bidang kesehatan yang ditangani, tetapi juga masalah sosial, keamanan, dan perumahan. Di depan juga sudah tersedia data kependudukan di wilayah RW 04 Mangunharjo. Jadi ketika ingin mengetahui data demografi, semuanya sudah tersedia,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh kader di tiap RT telah dilibatkan sehingga setiap permasalahan warga dapat ditangani sesuai bidangnya.

Baca juga: SPMB 2026, DPRD Surabaya Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah

“Sudah ada petugas dan kader di masing-masing bidang, sehingga setiap keluhan atau masukan warga bisa langsung ditindaklanjuti. Ini melibatkan RW dan kader di tiap RT,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia menyebut Posyandu 6 SPM juga fokus memantau kondisi balita, termasuk pencegahan dan penanganan stunting melalui pemantauan rutin setiap pekan.

“Kami sangat konsen terhadap balita stunting. Setiap minggu dilakukan monitoring dan evaluasi. Untuk wilayah Kelurahan Mangunharjo, jumlah balita stunting tidak terlalu banyak. Dengan adanya Posyandu 6 SPM ini, kami berharap pemantauan bisa lebih optimal,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tembalang, Rista Eko Padang, mengapresiasi langkah RW 04 Mangunharjo yang telah menerapkan Posyandu 6 SPM. Ia berharap program tersebut dapat menjadi percontohan bagi RW lainnya.

“Saya harap ini menjadi pilot project bagi RW-RW lain di Kelurahan Mangunharjo dan juga di Kecamatan Tembalang,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sejak terbitnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga mencakup lima bidang lainnya, yaitu pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Baca juga: Miliki Massa Besar dan Berpotensi, OJK dan Fatayat NU Jateng Bentuk Kerjasama Ini

“Berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 itu memang sudah ada aturannya. Semua Posyandu yang sebelumnya ILP kini bertransformasi menjadi Posyandu 6 SPM,” jelasnya.

Rista menyebut, wilayah di Kecamatan Tembalang yang sudah menerapkan 6 SPM yakni Meteseh dan Mangunharjo.

“Di Kecamatan Tembalang ini sudah berjalan di Meteseh, dan sekarang di Mangunharjo,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa pengembangan layanan Posyandu berawal dari sektor kesehatan yang mencakup pelayanan sepanjang siklus hidup, mulai dari bayi hingga lansia.

Ke depan, layanan tersebut akan diperluas tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga pendidikan, sosialisasi, perumahan rakyat, pekerjaan umum, serta ketenteraman dan ketertiban umum.

“Ke depannya tidak hanya itu, tetapi juga mencakup pendidikan, sosialisasi, perumahan rakyat, pekerjaan umum, serta ketenteraman dan ketertiban umum,” pungkasnya.(*****)

Editor : M Priyo Prabowo



Berita Terkait