Ilustrasi (Foto: iStock/lmtmphoto)
mili.id - 15 Mei diperingati sebagai Hari Keluarga Internasional. Hari tersebut memiliki makna yang mendalam akan pentingnya keluarga bagi seseorang.
Mengutip laman resmi PBB, peringatan ini lahir ketika PBB mulai memusatkan perhatiannya pada isu-isu yang berkaitan dengan keluarga pada Tahun 1980.
Baca juga: 10 April 210 Tahun Lalu, Iklim Dunia Kacau Akibat Letusan Gunung Tambora
Kemudian pada Tahun 1983, atas rekomendasi Dewan Ekonomi dan Sosial dan Komisi Pembangunan Sosial dalam resolusinya, tentang Peran Keluarga dalam Proses Pembangunan meminta Sekretaris Jenderal untuk meningkatkan kesadaran para pembuat keputusan dan publik, terkait masalah dan kebutuhan keluarga serta mencari cara yang efektif untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Berdasarkan rekomendasi dari Komisi Pembangunan Sosial yang dirumuskan dalam sesi putaran ke-30, majelis mengundang semua negara untuk menyampaikan pandangan mereka tentang kemungkinan proklamasi tahun keluarga internasional.
Selain itu, mereka juga diundang untuk memberikan komentar terhadap proposal yang telah disusun. Sementara kesejahteraan keluarga dan mengintensifkan kerja sama internasional sebagai bagian dari upaya global, untuk memajukan kemajuan dan pembangunan sosial.
Dalam resolusinya di tanggal 9 Desember 1989, Majelis Umum memproklamirkan Tahun Keluarga Internasional. Pada Tahun 1993, Majelis Umum memutuskan dalam sebuah resolusi (A/RES/47/237), bahwa tanggal 15 Mei setiap tahunnya harus diperingati sebagai Hari Keluarga Internasional.
Baca juga: 8 Februari 42 Tahun Lalu Olga Syahputra Dilahirkan, Begini Perjalanan Hidupnya
Memperingati Hari Keluarga Internasional bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan isu-isu yang berkaitan dengan keluarga dan untuk meningkatkan pengetahuan tentang proses sosial, ekonomi dan demografi yang mempengaruhi keluarga.
Tema Hari Keluarga Internasional 2024
Pada peringatan Hari Keluarga Internasional 2024, PBB mengusung tema "Keluarga dan Perubahan Iklim". Tema tersebut diambil mengingat perubahan iklim berdampak negatif terhadap kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Hal ini karena terjadinya peningkatan polusi hingga kejadian cuaca ekstrem.
Baca juga: 29 Januari 75 Tahun Lalu, Panglima Besar Jenderal Soedirman Wafat
Cuaca yang tidak menentu akhirnya mempengaruhi mata pencaharian keluarga yang bertani, berkebun dan melaut. Selain itu ada efek lain yakni terjadinya kerentanan kelaparan.
Tema Hari Keluarga Internasional tahun 2024 ini diambil dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang bagaimana perubahan iklim berdampak pada keluarga dan peran yang dapat dimainkan oleh keluarga dalam aksi iklim.
Editor : Narendra Bakrie
