Ribuan Warga Padati Alun-alun Jember, MAKI Jatim Sulap Festival Kopi dan Tembakau Jadi Panggung UMKM Lokal
Jumat, 15 Mei 2026 14:58 WIBRibuan Warga Padati Alun-alun Jember, MAKI Jatim Sulap Festival Kopi dan Tembakau Jadi Panggung UMKM Lokal
Ribuan Warga Padati Alun-alun Jember, MAKI Jatim Sulap Festival Kopi dan Tembakau Jadi Panggung UMKM Lokal
Selain mengakibatkan bangunan semi permanen berukuran 19 meter X 3 meter, kondisinya rata dengan tanah, dan semua perabot milik para PKL juga terbakar, dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 100 juta.
Forkopimda pun kompak turut hadir membaur bersama masyarakat dalam menggelar selawat.
Dibawa pulang untuk berbuka puasa bersama orang tua.
Mereka membawa anak dan istri.
Selain trotoar jalan yang tidak sesuai dengan standar bangunan jalan miring juga tidak sesuai.
Selain digunakan berolahraga seperti jogging, warga juga memanfaatkan Alun-alun Kota Situbondo untuk senam pagi dan kegiatan yoga.
Relokasi PKL yang sebelumnya berjualan di dalam Alun-Alun Jember Nusantara terkesan tidak rapi, dan mereka berharap ada solusi ke depannya.
Proses renovasi alun-alun dimulai sejak Juli 2024.
Jika masing masing membawa 5 orang anggota keluarga, artinya lebih dari 50 ribu orang masuk ke Jember dan menginap di Jember.
Kasus ini diserahkan ke Satreskrim Polres Situbondo.
Dari proses penyelesaian pengerjaan renovasi alun-alun itu, Rahman mengakui jika ada keterlambatan dalam penyelesaian.
Animo masyarakat yang hadir untuk menonton pertandingan terlihat begitu luar biasa.
Wakil rakyat ini menemukan adanya pengerjaan proyek yang dinilai tidak sesuai estetika.
Sebelum beritanya viral, Satpol PP SItubondo sudah mendapatkan pengaduan dari masyarakat daerah Besuki, mengenai keberadaan anak jalanan yang dinilai terlalu bebas bergaul di alun-alun.