mili.id – Keberadaan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, hingga Kamis (9/7/2026) malam, masih misterius. Namanya menjadi sorotan setelah tim gabungan Polri melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan penyidikan dugaan tiga perkara korupsi besar pada Rabu (8/7).
Di tengah berkembangnya kasus tersebut, muncul klaim dari sumber yang tidak disebutkan identitasnya dikutip dari laman Suara.com bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan mengenai penggeledahan tersebut. Sumber itu juga mengklaim Presiden meminta aparat penegak hukum bertindak tegas apabila ditemukan bukti yang cukup dalam proses penyidikan.
Baca juga: Prabowo Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Tinjau Pasukan di Satlat Brimob Cikeas
"Yang saya tahu, Presiden minta Febrie Adriansyah ditangkap bila memang itu untuk mempermudah pengusutan," ujar sumber tersebut.
Sumber yang sama juga membantah kabar mengenai adanya pertemuan di rumah dinas Presiden di Widya Chandra pada Kamis pagi untuk membahas nasib Febrie Adriansyah. Menurutnya, informasi tersebut tidak benar karena pada waktu yang dimaksud Presiden tengah menghadiri agenda di Bekasi.
Baca juga: Prabowo Kunjungi Madura, Resmikan Ribuan Kilometer Jalan dan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU
Sementara itu, hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Agung, Polri, maupun pihak Febrie Adriansyah terkait keberadaannya maupun informasi yang berkembang di ruang publik.
Di sisi lain, tim gabungan Polri dan Polda Metro Jaya diketahui melanjutkan rangkaian penggeledahan sejak Rabu (8/7) hingga Kamis dini hari di sejumlah lokasi di Jakarta dan Bogor. Salah satu lokasi yang digeledah berada di kawasan Perumahan Golf Hijau, Sentul City, Kabupaten Bogor.
Baca juga: Update Kejagung, Enam Tersangka Baru Korupsi MBG
Berdasarkan informasi yang beredar, rumah tersebut diduga berkaitan dengan Febrie Adriansyah. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari penyidik yang mengonfirmasi kepemilikan rumah tersebut maupun keterkaitannya dengan proses penyidikan yang sedang berlangsung.
Editor : Redaksi
