Salah satu anggota PKD dirawat di rumah sakit akibat keracunan nasi kotak (Foto: Ist)
Situbondo - Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab 87 anggota pengawas kelurahan dan desa (PKD) keracunan nasi kotak.
Mereka keracunan usai mengonsumsi nasi kotak di hotel saat mengikuti bimbingan teknik (bimtek) yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Situbondo pada Rabu (12/6/2024) lalu.
Baca juga: Komitmen Bersih Narkoba, Kapolres Situbondo Jalani Tes Urine bersama PJU dan Kapolsek Jajaran
Baca juga: 78 Anggota PKD Peserta Bimtek Bawaslu Situbondo Diduga Keracunan Nasi Kotak
Dinkes Situbondo melakukan penyelidikan epidemologi (PE) untuk menyelidiki penyebab 87 PKD mengalami keracunan.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
"Selain menangani puluhan PKD yang mengalami keracunan nasi kotak, kami juga melakukan investigasi atau penyelidikan epidemologi untuk mengungkap penyebab 87 anggota PKD Pilkada Situbondo 2024 keracunan," terang Kepala Dinkes Kabupaten Situbondo, dr Sandy, Sabtu (15/6/2024).
Sebelum mendatangi rumah penyedia atau pembuat nasi kotak, dinkes terlebih dahulu berkoordinasi dengan Bawaslu Situbondo.
Baca juga: Polres Gresik Raih Juara 1 Video Rampcheck Terbaik se-Jatim, Bukti Komitmen Keselamatan Lalu Lintas
"Kami terpaksa melakukan PE dalam KLB keracunan pangan, karena kami tidak bisa mengambil sampel dalam kasus keracunan tersebut, mengingat kejadian keracunan terjadi pada Rabu (12/6/2024) lalu," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
