Pelaku curanmor yang diberi hadiah timas panas. (Wendy/mili.id)
Surabaya - Unit Reskrim Polsek Sukolilo, menghadiahi dua butir timah panas ke kaki Edy, bandit curanmor asal Sampang Madura, ketika melintas di Jalan Arief Rahman Hakim, Sukolilo, Surabaya, pada Selasa (10/9/2024).
Kapolsek Sukolilo Kompol I Made Patera Negara melalui Kanit Reskrim AKP I Made Gede Sutanaya mengatakan, berawal saat anggotanya melaksanakan kring serse di wilayah hukumnya dan mencurigai dua orang.
"Saat itu anggota kami mencurigai dua orang yang berboncengan dengan sepeda motor. Kemudian kedua terduga pelaku dibuntuti," katanya, Kamis (12/9/2024).
Tersangka Edy dan rekannya NR yang kini masih buron, sempat mengitari wilayah Jalan Arif Rahman Hakim, Keputih, untuk mencari mangsa. Namun, rupanya mereka tidak menemukan target yang pas.
Perburuan kedua pelaku dilanjutkan hingga ke Jalan Pantai Ria, Kenjeran. Di sana, ada sebuah motor Honda Beat L 6676 BF yang terparkir di pinggir jalan. Mereka pun beraksi, Edy sebagai eksekutor, sementara rekanya NR mengawasi situasi.
"Setelah berhasil mengambil sepeda motor itu, mereka berdua kabur ke arah Madura. Saat di Jalan Kenjeran anggota kami mencoba menghentikan kedua pelaku," ungkap Made.
Namun, ketika itu keduanya tidak kooperatif. NR kabur meninggalkan Edy yang membawa motor hasil curian.
"Karena tidak kooperatif, anggota kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur, dengan menembak kaki pelaku atas nama Edy," paparnya.
Meskipun salah satu kakinya sudah tertembak, tapi Edy masih berusaha kabur, hingga tembakan kedua dilepaskan. Kini Edy sudah berada di sel tahanan Polsek Sukolilo. Penyidik masih mendalami kasus tersebut.
Baca juga: Eri Cahyadi Ancam Tutup Usaha Bandel Soal Pajak Dan Parkir
Editor : Achmad S
