Presiden Jokowi menyampaikan keterangan pers dari IKN - (Foto: BPMI Setpres/Kris)
mili.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tegas mengutuk serangan Israel ke Lebanon yang telah menimbulkan ratusan korban jiwa.
Presiden Jokowi menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan negara-negara dunia segera mengambil langkah cepat untuk mencegah jatuhnya lebih banyak korban.
Baca juga: Harapan Pulang Berujung Nestapa: Warga Lebanon Kembali Mengungsi di Bawah Bayang-Bayang Serangan
"Indonesia mengutuk keras serangan Israel ke Lebanon, dan kita mengajak semua negara dan juga PBB untuk memberikan respon yang cepat agar tidak semakin banyak korban lagi yang terjadi atas serangan-serangan Israel," ujar Presiden Jokowi dalam keterangannya kepada awak media, Rabu (25/9/2024).
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi usai peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan kawasan mixed-use Delonix Nusantara yang berada di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur.
Krisis yang tengah berlangsung di Lebanon ini telah menimbulkan keprihatinan internasional, termasuk dari Pemerintah Indonesia.
Baca juga: Hari ini, 7 Tahun Lalu Presiden Jokowi Lantik Anies jadi Gubernur DKI Jakarta
Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa langkah-langkah evakuasi untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Lebanon tengah disiapkan dan sedang dikoordinasikan oleh Kementerian Luar Negeri RI.
"Saya sudah telepon ke Bu Menlu, itu juga dalam proses," ucapnya dikutip mili.id dari laman Sekretariat Kabinet RI.
Presiden Jokowi juga memastikan bahwa pemerintah akan segera mengambil tindakan untuk melindungi WNI yang berada di zona konflik tersebut.
Baca juga: Smelter PT Freeport Indonesia Gresik Terbakar, Baru Diresmikan Presiden Jokowi
Tanggapan Presiden Jokowi tersebut menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendukung perdamaian dunia serta melindungi warganya di luar negeri yang berada dalam situasi berbahaya.
Editor : Narendra Bakrie
